Article Details

OPTIMASI PURIFIKASI DARBAPOETIN ALFA BERDASARKAN METODE KROMATOGRAFI PENUKAR ION DENGAN DUA VARIASI RESIN

Oleh   Indah Shaliha [20718023]
Kontributor / Dosen Pembimbing : Prof. Marlia Singgih, Ph.D.;Prof. Dr. Tutus Gusdinar Kartawinata, MS;Dr. Neni Nurainy;
Jenis Koleksi : S2 - Tesis
Penerbit : SF - Farmasi
Fakultas : Sekolah Farmasi (SF)
Subjek :
Kata Kunci : EPO, kromatografi penukar ion, pemurnian
Sumber :
Staf Input/Edit : yana mulyana  
File : 1 file
Tanggal Input : 2020-09-30 08:28:44

Kasus gagal ginjal merupakan kasus yang setiap tahunnya mengalami peningkatan. Kasus ini tak bisa dianggap sepele karena bisa mengancam nyawa seeorang. Memang penyakit gagal ginjal tidak menular seperti penyakit lainnya dan disebabkan oleh pola hidup yang buruk. Kasusnya di Indonesia sendiri mengalami angka kenaikan yang cukup tajam. Sebagai contoh di Kepulauan Riau angka pasien cuci darah mengalami kelonjakan tajam dari 85 orang menjadi 700 orang dan kenaikannya mencapai 10 kali lipat. Darbapoetin (merupakan EPO yang memiliki gula lebih banyak) yang dikenal pula dengan nama lain hematopoietin, adalah senyawa glikoprotein yang mengendalikan proses eritropoiesis (produksi sel darah merah). Hormon ini dihasilkan di ginjal, juga ada yang dihasilkan di hati. Tujuan dari penelitian ini adalah memurnikan darbapoetin itu sendiri dan menghilangkan beberapa protein lain atau zat pengotor yang mengganggu agar darbapoetin ini sendiri siap diproduksi dan membantu banyak orang yang mengalami gagal ginjal. Metode yang digunakan adalah kromatografi penukar ion dengan resin Toyopearl DEAE 650 M. Selanjutnya dilakukan optimasi dengan berbagai variasi khususnya variasi resin yang digunakan adalah resin Toyopearl DEAE 650 M dan GE- DEAE. Berdasarkan hasil, DPO bisa dimurnikan dengan resin Toyopearl. Setelah itu dilakukan optimasi pemurnian dan didapat jika resin TOSOH-DEAE memang merupakan resin yang lebih baik daripada GE-DEAE.