Article Details

PENERAPAN KERANGKA LEAN SIX SIGMA DALAM PERBAIKAN KUALITAS SISTEM MANAJEMEN UNTUK PROSES PENGAPALAN LNG DI BADAK LNG

Oleh   Prapti Dwi Utami [29116324]
Kontributor / Dosen Pembimbing : Ir. Gatot Yudoko, M.A.Sc., Ph.D.;
Jenis Koleksi : S2 - Tesis
Penerbit : Magister Bisnis dan Administrasi - Teknologi
Fakultas : Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM)
Subjek : General management
Kata Kunci : peningkatan kualitas,DMAIC, delay time
Sumber : BADAK LNG
Staf Input/Edit : Neng Kartika   Ena Sukmana
File : 1 file
Tanggal Input : 2020-09-28 08:41:53

Sebagai perusahaan energy kelas dunia, Badak LNG selalu berusaha menghasilkan energy bersih dengan standar kinerja terbaik untuk menghasilkan keuntungan maksimal bagi para pemngku kepentingan. Salah satu tanggung jawab Badak LNG adalah untuk melakukan proses pemuatan LNG dari sisi darat ke kapal dengan lay time maksimum selama 36 jam. Pelanggaran terhadap aturan tersebut akan menyebabkan kerugian baik aspek moral maupun aspek financial. Berdasarkan data lay time actual, walaupun lay time kurang dari 36 jam, namun letter of protest tetap dikeluarkan oleh pihak kapal jika terjadi delay. Setelah itu, letter of protest akan ditindaklanjuti dengan investigasi kejadian dan beberapa rekomendasi akan diberikan untuk memperbaiki system yang ada. Namun, hal ini merupakan tindakan korektif dengan memperbaiki system berdasarkan umpan balik dari pelanggan. Untuk meningkatkan kompetensinya, Badak LNG juga perlu melakukan perbaikan yang bersifat pencegahan untuk meningkatkan kualitas pelayanannya. Tujuan dari tugas akhir ini adalah untuk mengembangkan strategi yang efektif untuk mencegah keterlambatan dan kerugian akibat semua kegiatan pengapalan LNG yang berada di bawah tanggung jawab Badak LNG dengan proses perbaikan Lean Six Sigma menggunakan metode DMAIC (Define-Measure-Analyse-Improve-Control). Proses perbaikan tersebut diterapkan untuk mencegah ketidakpuasan pelanggan karena terjadinya delay. Berdasarkan hasil analisis DMAIC, terdapat empat kegiatan yang paling berpotensi menyebabkan keterlambatan selama kegiatan pemuatan LNG yaitu liquid arm disconnecting, ESD trip test, dan liquid purging. Karena perbaikan system ini merupakan yang pertama kali untuk aktivitas pengapalan, maka rekomendasi yang diberikan tidak menyelesaikan masalah secara langsung namun menjadi jembatan untuk menemukan masalah sebenarnya yang terjadi untuk perbaikan di masa mendatang. Beberapa program yang direkomendasikan tersebut adalah menetapkan baseline untukcycle time, merancang cycle time log sheet online, melakukan evaluasi dan memberikan rekomendasi tahunan, dan merancang action tracking online untuk rekomendasi yang diberikan.