Article Details

STUDI LITERATUR PEMANFAATAN TUMBUHAN INDONESIA SEBAGAI ANTIDISLIPIDEMIA

Oleh   Sania Delvita [10716010]
Kontributor / Dosen Pembimbing : Prof. Dr. Elin Yulinah ; apt. Dhyan Kusuma Ayuningtyas S.Farm., M.Si.
Jenis Koleksi : S1-Tugas Akhir
Penerbit : SF - Sains dan Teknologi Farmasi
Fakultas : Sekolah Farmasi (SF)
Subjek :
Kata Kunci : Dislipidemia, kadar kolesterol darah, lipid, kolesterol LDL, kolesterol HDL, kolesterol total, trigliserida, herbal, tradisional, keluarga tumbuhan
Sumber :
Staf Input/Edit : yana mulyana  
File : 1 file
Tanggal Input : 2020-09-25 09:03:32

Dislipidemia merupakan gangguan yang ditandai dengan adanya abnormalitas nilai fraksi lipid dalam darah berupa peningkatan kolesterol total, kolesterol LDL, trigliserida maupun penurunan kolesterol HDL. Tumbuhan tradisional sudah banyak dimanfaatkan oleh masyarakat Indonesia untuk mengatasi gangguan dislipidemia. Studi literatur dengan metode traditional literature review ini dilakukan dengan tujuan untuk mengumpulkan data tumbuhan herbal Indonesia yang berpotensi untuk menurunkan kadar kolesterol darah melalui mesin pencari (search engine) Google Scholar dan Pubmed serta mengumpulkan data kandungan yang terdapat dalam tumbuhan-tumbuhan tersebut yang berperan untuk memperbaiki kadar kolesterol darah. Kriteria inklusi yang dipakai untuk mengumpulkan jurnal adalah jurnal yang dipublikasikan dalam 10 tahun terakhir yakni pada tahun 2010 hingga tahun 2020, jurnal dapat berupa jurnal nasional maupun internasional serta dapat dengan bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Dari hasil penelusuran, dipilih 30 tumbuhan herbal yang bermanfaat untuk menurunkan kadar kolesterol darah dan sudah melalui uji praklinik. Dari 30 tumbuhan tersebut, 22 tumbuhan sudah melalui uji klinik dan menunjukkan efek antidislipidemia pada pasien. Kandungan yang terdapat dalam tumbuhan-tumbuhan tersebut bervariasi meliputi senyawa golongan flavonoid, terpenoid, steroid, alkaloid, tanin, lignan, saponin, kuinon dan senyawa fenolik lainnya. Setelah dilakukan analisis uji klinik, tumbuhan Curcuma longa Linn. (bagian rimpang) dan Punica granatum Linn. (bagian kulit buah) memberikan efek yang paling dominan pada seluruh parameter kadar kolesterol darah pasien dislipidemia dengan dosis 500 mg selama 30 hari untuk Curcuma longa Linn. dan 1000 mg selama 8 minggu untuk Punica granatum Linn. sehingga kedua tumbuhan tersebut dapat direkomendasikan untuk dilakukan uji klinik lebih lanjut.