Article Details

PERBANDINGAN PERSEPSI RISIKO PADA PENGGUNAAN EWALLET ANTARA PENGGUNA GENERASI MILENIAL DAN PASCA-MILENIAL

Oleh   Rana Shafira Widyadhani [19017254]
Kontributor / Dosen Pembimbing : Dr. Raden Aswin Rahadi, S.T., M.B.A.;
Jenis Koleksi : S1-Tugas Akhir
Penerbit : Sekolah Bisnis dan Manajemen
Fakultas : Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM)
Subjek :
Kata Kunci : Dompet elektronik, Persepsi risiko, Generasi milenial, Generasi pasca-milenial, TAM
Sumber :
Staf Input/Edit : Taupik Abidin  
File : 1 file
Tanggal Input : 2020-09-24 17:21:44

Kemajuan keuangan dan teknologi dalam apa yang sekarang kita kenal sebagai 'fintech' telah memperkenalkan banyak model bisnis baru yang membawa manfaat dan risiko bagi masyarakat, salah satu produknya adalah dompet elektronik atau e-wallet. E-wallet menawarkan kebebasan yang lebih besar kepada orang-orang dalam melakukan transaksi karena hanya membutuhkan bantuan ponsel cerdas dan koneksi internet. Namun, banyak orang tidak begitu sadar tentang risiko saat melakukan transaksi menggunakan layanan e-wallet. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi risiko setelah penggunaan e-wallet yang sebenarnya di Indonesia. Kerangka yang diusulkan disusun dengan mengadopsi variabel Technology Acceptance Model (TAM) yang meluas ke variabel risiko. Terdapat total sembilan variabel yang akan diuji yaitu Persepsi Kemudahan Penggunaan, Persepsi Manfaat, Penggunaan Aktual, Persepsi Risiko Kinerja, Persepsi Risiko Keamanan, Persepsi Risiko Keuangan, Persepsi Risiko Kehilangan Waktu, Persepsi Risiko Sosial-psikologis, dan Persepsi Risiko. Untuk mencapai tujuan yang disebutkan di atas, pendekatan kuantitatif diterapkan. Penelitian ini menggunakan kuesioner yang didistribusikan secara online melalui Google Form. Responden penelitian ini terbatas pada orang-orang yang dikategorikan sebagai generasi milenial dan generasi pasca-milenial yang berusia antara 10 hingga 39 tahun dan tinggal di Jakarta atau Bandung. Total 400 responden telah menjawab kuesioner. Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis deskriptif dan analisis rata-rata. Temuan ini mengungkapkan bahwa selain kemudahan dan kegunaan dalam menggunakan e-wallet, kedua generasi menyatakan risiko kinerja, risiko keamanan, dan risiko keuangan sebagai risiko tertinggi yang dirasakan dalam menggunakan e-wallet. Generasi milenial cenderung melihat risiko yang lebih tinggi pada aspek keamanan daripada generasi pasca-milenial sedangkan generasi pasca-milenial melihat risiko yang lebih tinggi pada aspek kinerja dan keuangan terhadap e-wallet. Hasil penelitian ini akan digunakan sebagai referensi yang memberikan pengetahuan yang bermanfaat bagi pengguna e-wallet di masa depan, pengguna e-wallet saat ini, akademisi, pemerintah dan penyedia layanan e-wallet di Indonesia.