Article Details

PEMURNIAN/IMOBILISASI PEROKSIDASE LOBAK (RAPHANUS SATIVUS L.) DENGAN FE3O4 TERSALUT KITOSAN/CMC DAN KAJIAN PUSTAKA TERKAIT APLIKASINYA DI BIDANG ANALISIS OBAT

Oleh   Ansi Maulida Fatihal Ilma [10716022]
Kontributor / Dosen Pembimbing : Tursino, S.Si., M.Si.;
Jenis Koleksi : S1-Tugas Akhir
Penerbit : SF - Sains dan Teknologi Farmasi
Fakultas : Sekolah Farmasi (SF)
Subjek :
Kata Kunci : pemurnian, imobilisasi, partikel Fe3O4, kitosan, karboksimetil selulosa, peroksidase, reaksi enzimatik
Sumber :
Staf Input/Edit : yana mulyana  
File : 0 file
Tanggal Input : 2020-09-24 14:57:49

Tidak ada file


Partikel Fe3O4 tersalut kitosan/karboksimetil selulosa (Fe3O4-K/CMC) memiliki keunggulan, yaitu stabil terhadap oksidasi, dapat mengadsorbsi enzim, dan dapat dipisahkan dengan magnet eksternal. Partikel ini digunakan untuk pemurnian/imobilisasi peroksidase dari lobak (Raphanus sativus L.). Partikel Fe3O4 dan Fe3O4-K/CMC disintesis dengan teknik kopresipitasi. Partikel ini kemudian digunakan untuk adsopsi peroksidase secara fisik. Secara kualitatif, partikel Fe3O4-CMC dapat mengadsorpsi peroksidase. Fe3O4-CMC-peroksidase menunjukkan nilai aktivitas peroksidase paling tinggi. Berdasarkan kajian pustaka, peroksidase isoenzim asam dari Raphanus sativus L. memiliki berat molekul 45-67,3 kDa, titik isoelektrik 4-5,1, pH optimum 4-6,5 dan suhu optimum 30 o C–40 o C. Berdasarkan kriteria Emerson, terdapat 37 senyawa obat dalam Farmakope Indonesia V yang berpotensi dapat ditentukan kadarnya dengan reaksi enzimatik peroksidase. Partikel Fe3O4- CMC berpotensi digunakan untuk imobilisasi peroksidase.