Article Details

PENGUKURAN PARAMETER FISIS DARI SPEKTRUM BINTANG-BINTANG B-EMISI

Oleh   Ancilla Shania Bernadi [10316021]
Kontributor / Dosen Pembimbing : Dr. Aprilia, M.Si.;
Jenis Koleksi : S1-Tugas Akhir
Penerbit : FMIPA - Astronomi
Fakultas : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA)
Subjek :
Kata Kunci : Bintang B-Emisi, Bentuk Spektrum, Parameter Bintang, Variabilitas
Sumber :
Staf Input/Edit : Irwan Sofiyan  
File : 1 file
Tanggal Input : 2020-09-20 23:19:59

Generic placeholder image
ABSTRAK Ancilla Shania Bernadi

Terbatas
» ITB


Bintang B-emisi adalah bintang dengan kelas spektrum B yang sedang / pernah memiliki garis emisi pada spektrumnya, terutama di daerah H?. Bintang Be ini memiliki banyak variasi dalam spektrumnya. Tujuan Tugas Akhir ini adalah untuk memeriksa parameter fisis dari spektrum garis H? bintang-bintang B-emisi. Objek bintang yang diperiksa dipilih berdasarkan pertimbangan variasi yang ada pada spektrum bintang tersebut. Dipilih 6 (enam) bintang, yaitu EW Lac (HR 8731), 48Lib (HR 5941), V923 Aql (HR 7415), 51 Oph (HR 6519), V1339 Aql (HR7554), Del Cen (HR 4621). Semua bintang ini memiliki variabilitas yang cukup signifikan atau bentuk spektrum yang berbeda. Dari pengolahan data, diperoleh hasil di antaranya mengenai pola variasi V/R yang didapatkan, salah satunya pada bintang HR 5941 yang memiliki tren terus naik namun belum terlihat periodenya karena berdasar referensi periode variabilitas V/R bintang 5941 adalah 17 tahun, sedangkan data yang diolah 10 tahun terakhir saja. Sedangkan pada bintang HR 7415 terlihat sebuah periode berulang yang terjadi setiap 6-7 tahun sekali. Untuk E/C, umumnya nilai cukup konstan, kecuali pada bintang HR 6519 yang menunjukkan pola yang cukup rumit. Kemudian, radius selubung bintang dapat dicari dengan menggunakan separasi dua puncak emisi dan dengan begitu hanya bisa ditentukan untuk bintang yang memiliki puncak ganda maupun shell. Tidak ditemukan pola khusus pada bintang-bintang objek namun tetap teramati perubahan. Jika v sin i semakin besar, yang artinya profil absorbsinya makin dalam, maka nilai dari radius pun akan semakin besar, pola ini cukup terlihat pada hasi pengolahan data. Radius pada bintang dengan profil shell lebih tinggi daripada bintang dengan tipe puncak ganda. Nilai radius selubung bintang yang didapat berkisar 1-15 radius bintang. Ditemukan beberapa hubungan antar parameter bintang Be. Di antaranya hubungan FWHM dan W yang sebanding ditemukan hampir pada seluruh objek, namun kedua parameter ini tidak saling berkorelasi. Hubungan sebanding antara radius selubung dengan FWHM juga ditemukan. Selebihnya tidak ditemukan hubungan khusus karena bintang Be ini adalah objek yang sangat unik masing-masing bintangnya sehingga sulit ditemukan hubungan umumnya.