Article Details

PERILAKU MEMBELI PRIA PADA JEANS UKURAN PLUS DI BANDUNG

Oleh   Lukas Krisna Widodo S [19216036]
Kontributor / Dosen Pembimbing : Dr. Isti Raafaldini Mirzanti, M.M.;
Jenis Koleksi : S1-Tugas Akhir
Penerbit : SBM - Kewirausahaan
Fakultas : Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM)
Subjek :
Kata Kunci : Perilaku membeli pria, keputusan pembelian, jeans, SEM PL
Sumber :
Staf Input/Edit : Taupik Abidin  
File : 1 file
Tanggal Input : 2020-09-10 15:01:48

Berdasarkan data dari Warta Pengkajian Perdagangan Volume 3 no. 12 Tahun 2016, penjualan celana jeans terus meningkat dari tahun ke tahun. Di Indonesia jumlah penderita obesitas juga semakin meningkat, terutama di Kota Bandung. Fenomena ini memberikan peluang bagi Avant Grande, bisnis jeans dengan ukuran plus, untuk masuk ke dalam market dan mendapatkan potensi market untuk meningkatkan penjualan celana jeans ukuran plus mereka. Avant Grande menghadapi masalah penjualan, dimana penjualan mereka tidak mencapai target dan tidak memenuhi ekspektasi mereka. Peneliti ingin mengetahui perilaku membeli pria pada jeans ukuran plus di Bandung. Objektif dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keputusan membeli celana jeans ukuran plus oleh pria dan untuk memahami perilaku membelinya. Untuk mengumpulkan data, peneliti melakukan survey melalui kuesioner yang disebarkan secara online kepada 60 responden dan menganalisanya menggunakan SEM PLS. Dari penelitian ini, peneliti menemukan bahwa keputusan membeli pria yang menggunakan celana jeans ukuran plus, dimulai dari keadaan anteseden. Lalu dipengaruhi oleh faktor keadaan lingkungan dalam membeli. Dalam proses membeli, lingkungan dapat mempengaruhi bagaimana pembeli memilih produknya. Setelah itu, pria yang menggunakan jeans ukuran plus akan membeli produknya dan berlanjut ke aktivitas setelah pembelian. Berdasarkan hasil penelitian, pria yang menggunakan jeans ukuran plus lebih memilih untuk membeli produk secara offline dibandingkan online. Hal ini dikarenakan, dengan membeli offline, mereka dapat mencoba ukuran celananya secara langsung. Tren juga mempengaruhi mereka dalam membuat keputusan pembelian, namun frekuensi mereka dalam membeli celana jeans tergolong rendah, karena mereka merasa tidak perlu untuk membeli baru celana yang sudah dimiliki sebelumnya. Brand internasional lebih digemari dibandingkan brand lokal atau penjahit karena mereka memandangnya lebih dapat dipercaya. Hasil penelitian ini dapat berguna sebagai dasar dalam membuat strategi marketing yang tepat untuk UKM yang memiliki anggaran terbatas.