Article Details

KAJIAN KORELASI SIFAT ELASTIS SAMPEL BATUAN BEKU DAN SEDIMEN TERHADAP STRUKTUR RETAKAN BERBASIS MICRO-CT

Oleh   Shahnaz Ainayya [10216073]
Kontributor / Dosen Pembimbing : Dr. Fourier Dzar Eljabbar, S.Si., M.Si.;
Jenis Koleksi : S1-Tugas Akhir
Penerbit : FMIPA - Fisika
Fakultas : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA)
Subjek : Physics
Kata Kunci : Batuan beku, sendimen, micro CT, kajian korelatis
Sumber :
Staf Input/Edit : Alice Diniarti   Ena Sukmana
File : 1 file
Tanggal Input : 2020-05-18 08:37:07

Saat ini kebutuhan energi dunia masih didominasi oleh sumber berbasis hidrokarbon dan juga hidrotermal. Masih banyak senyawa hidrokarbon dan hidrotermal yang tersimpan di dalam reservoir, namun sulit untuk diperoleh. Untuk dapat dilakukan ekstraksi fluida didalam reservoir tersebut, berbagai cara dilakukan oleh industri migas. Di antaranya adalah dengan membuat jalan bagi mengalirnya fluida dengan proses perekahan (cracking/fracturing) yang bisa didapatkan dengan meledakkan berbagai titik resevoir. Berdasarkan perkembangan industri tersebut, penelitian ini ingin mengetahui pola retakan yang dapat terbentuk dalam batuan berpori dengan memberikan tekanan. Pada umumnya batuan terdiri dari bagian padatan dan bagian ruang kosong yang berupa pori-pori, fissure, crack (rekahan/retakan), joint, dan lainnya yang membuat batuan dipengaruhi oleh material dan diskontinuitas. Diskontinuitas terdapat dalam rekayasa massa batuan sehingga memengaruhi perilaku mekanik keseluruhan (kekuatan, modulus elastis, dan rasio Poisson) massa batuan. Dalam tugas akhir ini dilakukan uji tekan Uniaxial Compressive Strength (UCS) pada batuan beku dan batuan sedimen untuk kemudian dilakukan analisis korelasi antara sifat elastis sampel dengan sifat crack sampel. Metode karakterisasi berbasis citra digital akan diterapkan pada sampel dengan bantuan perangkat Micro-CT Scan. Hasil scan akan berupa citra digital yang kemudian dapat diolah dan dianalisis untuk mendapatkan berbagai besaran fisis yang diperlukan. Analisis thin section (sayatan tipis) juga dilakukan untuk memperkuat analisis struktur pori batuan. Secara kuantitatif dikatakan terdapat hubungan antara struktur mikroskopik, yang berkaitan dengan elastic properties (sifat-sifat elastik) dari sampel dengan crack properties. Structure thickness dengan kuat tekan dan modulus Young meunjukan makin besar kuat tekan dan modulus young makin besar niali struktur thicnessnya. Connectivity dengan kuat tekan dan modulus Young meunjukan makin besar kuat tekan dan modulus Young makin kecil nilai Connectivity. Connectivity density dengan kuat tekan dan modulus Young menunjukan makin besar kuat tekan dan modulus Young makin kecil nilai connectivity density.