Article Details

SIFAT TARIK KEJUT BAJA KARBON ST42 YANG DIPEROLEH DARI PENGUJIAN DENGAN IMPACT TENSILE MACHINE HASIL MODIFIKASI CHARPY IMPACT MACHINE

Oleh   Aldi Riyaldi Mulyana [23116315]
Kontributor / Dosen Pembimbing : Ir. Arif Basuki, Ph.D.;
Jenis Koleksi : S2 - Tesis
Penerbit : FTMD - Teknik Mesin
Fakultas : Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD)
Subjek :
Kata Kunci : Kegagalan, Kekuatan Tarik, Strain Rate, Impact Tensile
Sumber :
Staf Input/Edit : D. Budina  
File : 1 file
Tanggal Input : 2020-03-17 07:32:14

Generic placeholder image
2020 TS 23116315 Aldi Roialdi Mulyana.pdf?

Terbatas
» ITB


Setiap industri memerlukan sebuah sistem dan peralatan-peralatan produksi yang beroperasi dengan tingkat keandalan yang tinggi. Meskipun begitu, kegagalan merupakan hal yang wajar terjadi. Pada hakikatnya, material hanya menerima gayagaya dari luar dan respon yang terjadi – yang dikategorikan kegagalan – adalah hal yang alami. Kegagalan material terjadi karena adanya pembebanan. Secara umum sifat material pada saat pembebanan dapat dikategorikan kedalam sifat ulet atau sifat getas. Hal tersebut bergantung pada kemampuan material dalam mengalami deformasi secara plastis (Dieter, 1998:9). Sifat ulet yang memadai merupakan hal yang penting untuk diperhitungkan dalam merancang sebuah peralatan, sehingga material akan memiliki kesempatan untuk mendistribusikan ulang pembebanan yang terlokalisasi. Hal yang menjadi fokus dalam penelitian ini adalah adanya konsep dimana saat strain rate semakin tinggi, maka kekuatan tarik sebuah material pun akan semakin tinggi. Untuk mengetahui kebenaran tersebut maka dibuatlah alat uji impact tensile. Alat ini diharapkan dapat memberikan beban tarik secara cepat. Proses perancangan, manufaktur hingga analisis hasil pengujian dilakukan pada penelitian ini dengan harapan dapat membantu sebagai acuan dalam bidang metalurgi mekanik.

Cari