Article Details

PENENTUAN MODULUS ELASTISITAS TARIK KOMPOSIT POLIMER BERPENGUAT SERAT GELAS TENUNAN DAN PENURUNANNYA MELALUI PENGUJIAN ULTRASONIK METODE PULSA-GEMA

Oleh   Dedi Alfian [13715052]
Kontributor / Dosen Pembimbing : Dr. Ir. Hermawan Judawisastra, M.Eng.;Firmansyah, S.T., M.T., IPM;
Jenis Koleksi : S1-Tugas Akhir
Penerbit : FTMD - Teknik Material
Fakultas : Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD)
Subjek :
Kata Kunci : Komposit serat gelas tenunan, modulus elastisitas, degradasi, pengujian ultrasonik, pulsa-gema
Sumber :
Staf Input/Edit : Alice Diniarti  
File : 1 file
Tanggal Input : 2020-03-16 14:58:33

Komposit serat gelas tenunan banyak digunakan sebagai komponen struktural pada infrastruktul sipil, industri otomotif dan kapal. Komposit dapat mengalami degradasi yang disebabkan oleh interaksi dengan lingkungan berupa uap air, temperatur dan sinar UV. Degradasi yang terjadi dapat menyebabkan penurunan modulus elastisitas. Modulus elastisitas umumnya diperoleh dari pengujian tarik, namun pengujian tersebut memiliki kekurangan seperti membutuhkan preparasi specimen, dan tidak bisa dilakukan secara aktual di lapangan. Secara teoritis, modulus elastisitas dapat diperoleh dari pengujian ultrasonik dengan memanfaatkan kecepatan rambat gelombang. Tujuan dari penelitian ini adalah menentukan modulus elastisitas komposit serat gelas tenunan dan penurunannya melalui pengujian ultrasonik metode pulsa-gema. Komposit dibuat dengan metode pelapisan manual dan penekanan pada temperatur kamar hingga menghasilkan fraksi volum serat sebesar 38%. 41%, dan 46%. Degradasi komposit dilakukan dengan cara perendaman pada air mendidih hingga mencapai titik jenuh. Pengujian ultrasonik dilakukan menggunakan probe lurus dan sudut pada arah serat dan arah tebal komposit. Penentuan modulus elastisitas memanfaatkan kecepatan rambat gelombang melalui metode dua kali jarak awal. Modulus elastisitas hasil pengujian ultrasonik divalidasi menggunakan hasil uji tarik dan model mekanika mikro komposit. Hasil penelitian menunjukkan semakin tinggi fraksi volum serat maka kecepatan rambat gelombang akan semakin tinggi. Modulus elastisitas dan penurunannya pada komposit serat gelas tenunan dapat diperoleh melalui pengujian ultrasonik baik dengan probe 0/lurus dan 90/sudut. Penggunaan probe lurus menghasilkan perbedaan modulus sebesar 6 – 19%, sedangkan penggunaan probe sudut menghasilkan perbedaan sebesar 2 – 9%. Penentuan penurunan modulus elastisitas pada komposit yang telah mengalami degradasi menunjukkan penurunan sebesar 9 – 11% melalui probe lurus, dan 5,2 – 7,5% melalui probe sudut.

Cari