Article Details

RELUNG RIUH: MEMPROYEKSIKAN PERASAAN TIDAK NYAMAN MENGGUNAKAN RUPA REPETITIF

Oleh   Syayyid Quthub Syaifullah [17014035]
Kontributor / Dosen Pembimbing : Dikdik Sayahdikumullah, M.Sn., Ph.D.;
Jenis Koleksi : S1-Tugas Akhir
Penerbit : FSRD - Seni Rupa Murni dan Desain
Fakultas : Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD)
Subjek :
Kata Kunci : Insecurity, Proyeksi, Repetitif, Bentuk, Konkrit
Sumber :
Staf Input/Edit : Noor Pujiati.,S.Sos  
File : 1 file
Tanggal Input : 2020-03-16 14:48:59

Generic placeholder image
2020 TA PP SYAYYID QUTHUB 1.pdf ]

Terbatas
» ITB


Rasanya tidaklah akurat menerjemahkan insecurity sebagai rasa tidak nyaman belaka. Insecurity merupakan kondisi psikis yang kompleks yang disebabkan oleh ancaman abstrak. Misalnya dalam ranah sosial ketika seorang individu takut tidak mampu memenuhi ekspektasi lingkaran sosial. Penulis merasakan hal tersebut selama masa perkuliahan. Penulis menjadi pribadi yang selalu merasa inferior dan memiliki low self esteem. Perasaan insecure tersebut menghambat proses aktualisasi diri sampai-sampai mempengaruhi cara membuat keputusan dalam kegiatan sehari-hari. Penulis ingin mencoba mengekspresikan perasaan insecure melalui proses berkesenian sebagai sebuah terapi . Esensi dari perasaan insecure akan diproyeksikan melalui objek yang tangible sebagai upaya penulis untuk berhadapan langsung dengan momok tersebut. Esensi tersebut akan dihadirkan melalui bahasa rupa repetitif yang akan diolah dengan pertimbangan formalisme. Asumsinya adalah bahwa aktivitas mengolah bentuk repetitif yang ada dalam proses penciptaan karya ini akan menuntun penulis untuk menemukan katarsis melalui sebuah medium berkesenian.

Cari