Article Details

DISTRIBUSI SPASIAL DAN TEMPORAL KLOROFIL-A DAN KAITANNYA DENGAN DINAMIKA PERAIRAN SELAT KARIMATA DAN SEKITARNYA

Oleh   Nurul Chamidah [12915020]
Kontributor / Dosen Pembimbing : Ivonne Milichristi Radjawane, S.Si., M.Si., Ph.D.;
Jenis Koleksi : S1-Tugas Akhir
Penerbit : FITB - Oseanografi
Fakultas : Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian (FITB)
Subjek :
Kata Kunci : Arus Permukaan, Curah Hujan, Debit Sungai, Monsun, Klorofil-a.
Sumber :
Staf Input/Edit : Irwan Sofiyan  
File : 1 file
Tanggal Input : 2020-03-16 13:43:39

Generic placeholder image
ABSTRAK Nurul Chamidah

Terbatas
» ITB


Selat Karimata merupakan perairan yang menghubungkan Laut Cina Selatan dan Laut Jawa dengan kelimpahan nutrien yang beragam. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji distribusi spasial dan temporal klorofil-a terhadap dinamika perairan di Selat Karimata dan sekitarnya. Penelitian ini menggunakan data citra satelit Aqua MODIS, data re-analysis model HYCOM (Hybrid Coordinate Ocean Model) untuk arus permukaan dan data CCMP (Cross- Calibrated Multi-Platform) untuk angin permukaan. Metode analisis data dilakukan dengan membuat plot spasial dan time series secara bulanan dan klimatologi untuk melihat karakteristik sebaran konsentrasi klorofil-a pada tahun 2010-2015 di laut dan di muara sungai serta kaitannya dengan faktor-faktor yang memengaruhi seperti, angin, arus permukaan, curah hujan, debit sungai, ENSO (El Niño-Southern Oscillation), serta IOD (Indian Ocean Dipole). Berdasarkan hasil yang didapatkan secara temporal konsentrasi klorofil-a di laut menunjukkan nilai yang tinggi di musim barat dan musim timur dengan rentang nilai 0,3 – 0,5 mg/m3. Sedangkan, secara spasial konsentrasi klorofil-a yang tinggi di area dekat pantai karena dipengaruhi proses biologi dan kimiawi dari muara sungai, dan cenderung memiliki nilai yang fluktuatif. Konsentrasi klorofil-a di area laut memiliki pola musiman begitu pula dengan pola arusnya dan konsentrasinya semakin tinggi menuju ke Laut Jawa. Pengaruh tingginya konsentrasi klorofil-a dilihat dari pengaruh curah hujan yang tinggi sehingga mendorong nutrien fosfat dan nitrat dari limpasan sungai menuju ke laut. Selain itu, fenomena global seperti La Nina dan IOD (-) memberikan pengaruh anomali positif terhadap konsentrasi klorofil-a, begitu juga dengan fenomena El Nino memberikan anomali negatif terhadap konsentrasi klorofil-a.