Article Details

PERANCANGAN INTERAKSI MANUSIA DAN KOMPUTER PADA E-LEARNING DENGAN METODE ISO 9241-210:2010 DAN GOOGLE DESIGN SPRINT (STUDI KASUS: E-LEARNING ITB)

Oleh   Muhammad Faisal Aziz [18215044]
Kontributor / Dosen Pembimbing : Dra. Harlili, M.Sc.;Dicky Prima Satya, S.T., M.T.;
Jenis Koleksi : S1-Tugas Akhir
Penerbit : STEI - Sistem dan Teknologi Informasi
Fakultas : Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (STEI)
Subjek :
Kata Kunci : E-Learning, rancangan interaksi, purwarupa, user-centered design, ISO 9241210:2010
Sumber :
Staf Input/Edit : karya  
File : 2 file
Tanggal Input : 2020-03-16 10:01:02

Generic placeholder image

Abstrak

PUBLIC

Generic placeholder image

Abstract

PUBLIC


Perkembangan teknologi informasi telah terjadi secara global dalam kegiatan sehari-hari, termasuk pada sektor pendidikan. Penggunaan teknologi dalam bidang pembelajaran biasa disebut dengan E-Learning. Dalam penggunaan E-Learning untuk pembelajaran, terdapat permasalahan kebergunaan yang ditemui mulai dari proses pendaftaran yang cukup sulit, materi yang tidak sesuai kebutuhan pengguna, belum mendukung pembelajaran secara efektif, sampai dengan kesulitan untuk menemukan kelas yang dicari saat melakukan pencarian. Dalam penelitian ini, dikembangkan rancangan interaksi antarmuka pada E-Learning ITB. Tujuan dari pelaksanaan tugas akhir adalah menghasilkan rancangan dan melakukan pengujian terhadap hasil rancangan interaksi antarmuka pada E-Learning ITB. Batasan yang diambil oleh penulis adalah riset hanya menjangkau pengguna ITB dan tidak mencakup penyedia layanan ELearning. Pendekatan yang digunakan oleh penulis adalah human-centered design dengan metodologi ISO 9241-210:2010 dan Google Design Sprint yang merupakan kerangka kerja yang umum digunakan dalam proses penyusunan rancangan solusi dengan berpusat pada pengguna. Hasil akhir dari tugas ini merupakan sebuah purwarupa high-fidelity yang dibuat dengan menggunakan kakas Adobe XD dan Marvelapp. Pengujian telah dilakukan kepada mahasiswa ITB dengan metode usability testing dan SUS Testing. Rancangan purwarupa dinyatakan berhasil apabila memenuhi nilai SUS Testing sebesar 62,5, memenuhi usability goals yaitu mudah digunakan dan dapat dipelajari dengan mudah, dan user experience goals untuk membantu dan memuaskan pengguna. Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan, terdapat hasil SUS Test sebesar 94,17 dan 5 dari 6 pengguna menilai purwarupa mudah untuk digunakan, mudah dipelajari, memuaskan, dan membantu pengguna dalam melakukan aktivitas pembelajaran.

Cari