Article Details

PEMODELAN NUMERIK TRANSPORTASI SEDIMEN DI PELABUHAN TANJUNG PRIOK

Oleh   Fakhrur Rahman [25516005]
Kontributor / Dosen Pembimbing : Dr.Eng. Nita Yuanita, S.T., M.T.;
Jenis Koleksi : S2 - Tesis
Penerbit : FTSL - Teknik Kelautan
Fakultas : Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan (FTSL)
Subjek :
Kata Kunci : Pemodelan Numerik, Transport Sedimen, Pelabuhan Tanjung Priok.
Sumber :
Staf Input/Edit : Alice Diniarti  
File : 1 file
Tanggal Input : 2020-03-13 14:02:02

Pelabuhan Tanjung Priok merupakan salah satu pelabuhan yang terpenting di Indonesia karena menangani hampir sekitar 70% dari total arus barang yang ada di Indonesia. Pengerukan perawatan kolam pelabuhan yang secara rutin dilakukan setiap tahunnya dengan volume bertambah dinilai tidak layak secara ekonomi dalam menangani masalah sedimentasi yang terjadi di Pelabuhan Tanjung Priok. Lingkup penelitian ini adalah menyusun konfigurasi pemodelan numerik, kalibrasi terhadap elevasi muka air dan kecepatan arus, pemodelan hidrodinamika, analisis sestivitas dengan parameter konsentrasi sedimen sungai, tegangan geser kritis untuk deposisi dan tegangan geser kritis untuk deposisi, pemodelan trasportasi sedimen, kalibrasi model transportasi sedimen, simulasi pemodelan tranportasi sedimen, dan menentukan rekomendasi alternatif penanganan sedimen. Proses pemodelan dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak MIKE21, untuk simulasi hidrodinamika menggunakan Hydrodynamic Module (HD), dan simulasi transportasi sedimen menggunakan Mud Transport Module (MT). Dilakukan dua simulasi pemodelan yaitu simulasi untuk kondisi eksisting dan simulasi dengan penambahan struktur penahan sedimen. Simulasi untuk kedua kondisi tersebut dilakukan selama 1 tahun (Agustus 2018-Agustus 2019). Hasil simulasi hidrodinamika menunjukan bahwa pola arus yang terjadi di dalam kolam pelabuhan dan alur pelayaran Pelabuhan Tanjung Priok relatif tenang pada saat pasang, namun pada saat surut terdapat pergerakan arus yang membawa material sedimen ke dalam area pelabuhan. Hasil simulasi transportasi sedimen menunjukan penurunah volume material sedimen dari 546,824.71 m3/tahun menjadi 452,434.64 m3/tahun setalah dilakukan penambahan struktur penahan sedimen. Hasil ini menunjukan dapat dilakukan penghematan biaya pengerukan sebesar Rp. 8,294,327,861.65 setiap tahunnya.