Article Details

MODEL MATEMATIKA UNTUK MEMPELAJARI RUN-UP GELOMBANG PADA PANTAI DENGAN IRISAN MELINTANG SEBARANG

Oleh   Antonio Hugo Respati Dewabrata [10116088]
Kontributor / Dosen Pembimbing : Dr. Ikha Magdalena, S.Si., M.Si.;
Jenis Koleksi : S1-Tugas Akhir
Penerbit : FMIPA - Matematika
Fakultas : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA)
Subjek :
Kata Kunci : run-up, irisan melintang sebarang, solusi analitik, shallow water equation, transformasi hodograf.
Sumber :
Staf Input/Edit : Dwi Ary Fuziastuti  
File : 1 file
Tanggal Input : 2020-03-03 14:01:52

Run-up adalah suatu fenomena perambatan gelombang air laut di pantai. Terdapat banyak faktor yang mempengaruhi ketinggian run-up, salah satunya adalah bentuk penampang teluk. Teluk yang menyempit dan memanjang akan memperbesar amplitudo gelombang datang dan memperbesar ketinggian run-up di pantai. Hal ini akan memberikan dampak negatif terhadap lingkungan dan masyarakat. Untuk mencegah hal tersebut, kita akan menganalisis run-up di teluk dengan irisan melintang sebarang dengan model matematika. Model matematika yang akan digunakan adalah persamaan air dangkal (Shallow Water Equation). Kita akan menyelesaikan persamaan air dangkal nonlinear secara analitik untuk mendapatkan ketinggian run-up. Solusi akan dicari dengan menggunakan transformasi hodograf. Akibatnya, persamaan gelombang yang nonlinear dapat disederhanakan menjadi sebuah persamaan gelombang satu dimensi yang linear dalam suatu fungsi. Sehingga, semua besaran fisis dapat didefinisikan oleh fungsi tersebut. Perumuman ini mencakup penelitian sebelumnya mengenai run-up di pantai persegi panjang maupun parabola. Dengan meninjau teluk parabola dengan gelombang datang berupa gelombang sinusoidal, solusi yang diperoleh dari perumuman metode Carrier- Greenspan akan dibandingkan dengan solusi yang secara langsung diperoleh dari persamaan air dangkal. Dari perbandingan tersebut diperoleh persamaan gelombang dan besaran fisis yang sama. Sehingga dapat disimpulkan, perumuman metode Carrier-Greenspan mempersingkat waktu komputasi untuk mencari solusi analitik dari ketinggian run-up pada berbagai macam bentuk teluk, serta mempermudah peneliti untuk menganalisis run-up pada teluk dengan bentuk irisan melintang yang lebih kompleks.