Article Details

Perbaikan Rancangan, Pembuatan, Dan Pengujian Alat Ukur Gaya Gigit Manusia

Oleh   Yonathan Adi P [13115110]
Kontributor / Dosen Pembimbing : Ferryanto, S.T., M.T.;Satrio Wicaksono, S.T., M.Eng., Ph.D.;Prof. Dr. Ir. Tatacipta Dirgantara, M.T.;drg. Aldilla Miranda, Sp.Perio;
Jenis Koleksi : S1-Tugas Akhir
Penerbit : FTMD - Teknik Mesin
Fakultas : Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD)
Subjek :
Kata Kunci : gaya gigit, Flexiforce, impression, op-amp, low pass filter, Arduino.
Sumber :
Staf Input/Edit : D. Budina  
File : 8 file
Tanggal Input : 2020-02-07 09:37:01

Data besaran gaya gigit diperlukan untuk acuan evaluasi protesa, perawatan gigi, terapi, kelainan pada rahang dan kerusakan pada sistem pengunyahan. Di Indonesia studi tentang gaya gigit maksimum belum pernah dilakukan secara masif. Salah satu penyebabnya adalah kesulitan mendapatkan alat ukur gaya gigit di Indonesia. Sebelumnya sudah pernah dibuat alat ukur gaya gigit hasil kerjasama antara Program Studi Teknik Mesin Institut Teknologi Bandung dan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjajaran. Namun alat dinilai masih memiliki berbagai kekurangan yang perlu diperbaiki, oleh sebab itu dalam tugas sarjana ini dilakukan perbaikan rancangan, pembuatan dan pengujian alat ukur gaya gigit. Perancangan alat ukur gaya gigit dimulai dengan melakukan analisis alat sebelumnya, perumusan persyaratan dan tujuan perancangan, perumusan dan pemilihan alternatif konsep, pembuatan alat, kalibrasi alat, pengujian alat, serta dokumentasi dan evaluasi alat. Rancangan akhir alat adalah dengan sensor Flexiforce yang dijepit diantara impression susunan gigi atas dan bawah sebagai penampang gigit. Digunakan sebanyak 4 sensor yang dapat digunakan bersamaan dan tersambung dengan op-amp dan low pass filter dengan sistem akuisisi data berbasis Arduino. Alat ukur gaya gigit sudah berhasil dirancang dan dibuat dengan penampang gigit berbahan impression material, perekat scotch double sided tape, sensor FlexiForce dan akuisisi data berbasis Arduino UNO. Alat sudah berhasil dikalibrasi pada sensor 1, 2, dan 4 dan berhasil diuji dalam skala laboratorium dengan galat maksimum 11,52%. Alat berhasil memenuhi hampir semua kriteria wajib dan sebagian kriteria harapan yang sudah dirumuskan dalam persyaratan dan tujuan perancangan.