Article Details

ANALISIS KETERKAITAN PERKEMBANGAN PARIWISATA MASSAL DAN DAMPAK SOSIAL - BUDAYA PARIWISATA DI KAWASAN PARIWISATA KUTA

Oleh   Byanmara [15415044]
Kontributor / Dosen Pembimbing : Prof. Drs. Arief Rosyidie, MSP, M.Arch., Ph.D.;
Jenis Koleksi : S1-Tugas Akhir
Penerbit : SAPPK - Perencanaan Wilayah dan Kota
Fakultas : Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan (SAPPK)
Subjek :
Kata Kunci : Pariwisata, Pariwisata Massal, Dampak Sosial – Budaya.
Sumber :
Staf Input/Edit : Yoninur Almira  
File : 2 file
Tanggal Input : 2019-09-12 10:31:40

Generic placeholder image
ABSTRAK Byanmara

Terbatas
» ITB

Generic placeholder image
BAB 1 Byanmara

Terbatas
» ITB


Sektor pariwisata merupakan salah satu sumber perekonomian suatu wilayah, begitu pula di Indonesia. Kementrian Pariwisata Indonesia telah menetapkan target 20 juta wisatawan asing di Indonesia pada tahun 2020. Target jumlah wisatawan ini mengindikasikan adanya pengembangan menuju pariwisata massal. Sedangkan pariwisata massal dikenal sebagai tipe pengembangan pariwisata yang “buruk” karena terbukti menyebabkan dampak negatif, terutama terhadap aspek sosialbudaya. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi keterkaitan tingkat perkembangan pariwisata massal dan dampak sosial-budaya pariwisata di Kawasan Pariwisata Kuta. Kawasan Pariwisata Kuta merupakan bagian dari KSPN yang menjadi pusat kepariwisataan di Bali dan menyumbang porsi besar terhadap target nasional tersebut. Studi ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan wawancara serta statistik kuantitatif melalui kuesioner. Hasil studi ini menunjukkan bahwa Kawasan Pariwisata Kuta termasuk ke dalam tingkat pengembangan pariwisata bersifat massal dan hal ini berimplikasi kepada adanya dampak sosial – budaya di wilayah tersebut.