Article Details

ANALISIS POTENSI PERPINDAHAN PENUMPANG PESAWAT UDARA DI BANDAR UDARA ABDULRACHMAN SALEH BERALIH MENGGUNAKAN BANDAR UDARA JUANDA SEBAGAI DAMPAK BEROPERASINYA JALAN TOL SURABAYA - MALANG

Oleh   Achmad Muamar Vebrianto [24217010]
Kontributor / Dosen Pembimbing : Prof. Dr.Eng. Pradono, S.E., M.Ec.Dev.;
Jenis Koleksi : S2 - Tesis
Penerbit : SAPPK - Transportasi
Fakultas : Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan (SAPPK)
Subjek :
Kata Kunci : Bandar Udara Abdulrachman Saleh, Bandar Udara Juanda, pemilihan bandar udara, regresi logistik
Sumber :
Staf Input/Edit : Yoninur Almira  
File : 10 file
Tanggal Input : 2019-09-12 07:56:06

Bandar Udara Juanda dapat dianggap sebagai bandar udara alternatif bagi penumpang Bandar Udara Abdulrachman Saleh mengingat jarak antar bandar udara tidak terlalu jauh sekitar 86 km dan rute menuju bandar udara tujuan juga tersedia di Bandar Udara Juanda. Faktor yang membuat penumpang enggan menggunakan Bandar Udara Juanda adalah seringnya terjadi kemacetan di jalan yang menghubungkan Kota Surabaya dan Kota Malang. Jalan tol Pandaan – Malang yang merupakan bagian dari jalan tol yang menghubungkan Kota Surabaya dan Kota Malang telah diresmikan pada tahun 2019. Kehadiran jalan tol diharapkan dapat mempercepat waktu perjalanan antar kota dan mengurangi kemacetan. Penelitian ini akan melakukan identifikasi faktor yang mempengaruhi pemilihan bandar udara serta perhitungan potensi perpindahan penumpang pesawat udara di Bandar Udara Abdulrachman Saleh yang berpindah menggunakan Bandar Udara Juanda sebagai dampak beroperasinya jalan tol Surabaya – Malang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan analisis regresi logistik untuk menghitung probabilitas pemilihan Bandar Udara Juanda oleh penumpang pesawat udara di Bandar Udara Abdulrachman Saleh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang mempengaruhi pemilihan bandar udara mulai dari yang paling penting adalah waktu tempuh menuju bandar udara, jarak tempuh menuju bandar udara, pilihan jadwal penerbangan, dan biaya transportasi menuju bandar udara. Berdasarkan hasil model regresi logistik, didapatkan hasil bahwa penggunaan jalan tol Surabaya – Malang menghasilkan kenaikan probabilitas pemilihan Bandar Udara Juanda rata – rata sebesar 0,48 % jika dibandingkan menggunakan jalan non tol. Hasil model regresi logistik pemilihan Bandar Udara Juanda sebagai berikut: ln (????1 ? ???? ) = ?3,7850 + 1,0310 ????????????????????????????_????????????????????????_1 ? 1,0870 ????????????????????????????????_4? 0,017 ????????????????????_????????????_????????????????????????_???????????? ? 12,56 ????????????????_2