Article Details

PEMODELAN NERACA AIR DAN TINGGI MUKA AIR TANAH PADA SUB KESATUAN HIDROLOGI GAMBUT 5 DAN 6 KAHAYAN SEBANGAU PROVINSI KALIMANTAN TENGAH

Oleh   Ivan Aliyatul Humam [95017307]
Kontributor / Dosen Pembimbing : Prof. Ir. Indratmo, M.Sc., Ph.D.;Dr. Ir. Yadi Suryadi, M.T.;
Jenis Koleksi : S2 - Tesis
Penerbit : FTSL - Teknik dan Manajemen Sumber Daya Air
Fakultas : Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan (FTSL)
Subjek : Engineering & allied operations
Kata Kunci : Neraca Air, pemodelan, hidrologi, gambut
Sumber :
Staf Input/Edit : Alice Diniarti   Ena Sukmana
File : 1 file
Tanggal Input : 2019-09-11 15:03:43

Neraca Air di lahan gambut adalah perbandingan antara ketersediaan dan kebutuhan air. Fluktuasi muka air tanah berperan besar terhadap neraca air yang terjadi pada lahan gambut. Pemodelan dilakukan selama 20 tahun dengan input data infiltrasi dan evapotranspirasi, menggunakan software Freewat/Modflow. MAT tidak boleh kurang dari minus 0.4 meter berdasarkan keputusan Kementrian Lingkungan Hidup (KLHK) no 16 tahun 2017. Dilakukan pemodelan lahan dengan jarak 300 meter. Ketersediaan air dimodelkan selama 20 tahun. Setiap alternatif penyekatan memiliki keandalan masing-masing untuk mencapai syarat minimal MAT dengan tidak kurang dari -0.4, yaitu sekat 0.2 keandalan 78.75%, sekat 0.3 keandalan 85.42%, sekat 0.4 keandalan 95.83% dan sekat 0.5 keandalan 100%.Dengan mempertimbangkan efektivitas maka dipilih sekat kanal 0.5 meter dengan volume air yang dibutuhkan 200.000 m3 , untuk membasahi lahan 300 x 1000. Dengan demikian untuk menaikkan MAT 0.5 meter diperlukan 0.6 meter air per satuan luas per tahun. Dengan pembangunan sekat terjadi long storage sehingga meningkatkan ketersediaan air yaitu: untuk sekat 0.2 sekitar 137.000 m3, sekat 0.3 adalah 164.000 m3, sekat 0.4 meter adalah 184.000 m3 dan sekat 0.5 meter adalah 211.000 m3. Kebutuhan air dimodelkan selama 20 tahun. Dengan pembangunan sekat terjadi kenaikan kebutuhan air yaitu: untuk sekat 0.2 adalah 90.000 m3, sekat 0.3 adalah 130.000 m3, sekat 0.4 meter adalah 170.000 m3 dan sekat 0.5 meter adalah 200.000 m3. Neraca air dimodelkan selama 20 tahun. Dengan pembangunan sekat terjadi surplus pada semua skenario, dengan asumsi kelebihan volume air di musim hujan dapat ditampung semua pada embung yang direncanakan. Nilai neraca air atau kelebihan air yaitu: untuk sekat 0.2 adalah 47.000 m3, sekat 0.3 adalah 37.000 m3, sekat 0.4 meter adalah 14.000 m3 dan sekat 0.5 meter adalah 11.000 km3.