Article Details

“COMFORTABLE LIVING IN DENSITY” APARTEMEN MENENGAH DI KAWASAN BERORIENTASI TRANSIT MANGGARAI

Oleh   Nurul Azizah Hatami [15215077]
Kontributor / Dosen Pembimbing : Dr. Allis Nurdini, S.T., M.T.;
Jenis Koleksi : S1-Tugas Akhir
Penerbit : SAPPK - Arsitektur
Fakultas : Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan (SAPPK)
Subjek : Architecture
Kata Kunci : Apartemen, Kawasan Transit, Kenyamanan, Berhuni
Sumber :
Staf Input/Edit : Sandy Nugraha   Ena Sukmana
File : 1 file
Tanggal Input : 2019-09-11 14:26:41

Generic placeholder image
ABSTRAK Nurul Azizah Hatami

Terbatas
» ITB


Proyek tugas akhir ini merupakan rancangan apartemen kelas menengah yang terletak di Jl. Manggarai Utara II, Manggarai, Jakarta Selatan dan berjarak 350 m dari Stasiun Manggarai. Proyek ini bertujuan untuk mendukung rencana pengembangan kawasan berorientasi transit di Manggarai. Lahan proyek memiliki luas sebesar 10.787 m2. Target pengguna apartemen ini yakni golongan pekerja muda dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas hidup penghuninya. Desain yang dihasilkan berupa apartemen dengan dua menara identik setinggi 18 lantai dan tiga lantai podium dibawahnya. Tipe unit yang ditawarkan yaitu tipe studio, tipe 2 kamar tidur, tipe 3 kamar tidur, dan penthouse. Konsep yang diangkat mempertemukan visi pemrakarsa proyek, PT. Pembangunan Perumahan Properti, dengan tujuan perancangan yaitu “hunian sehat lahir dan batin bagi penghuninya”. Berdasarkan hal tersebut, diangkat suatu konsep besar yaitu “Comfortable Living in Density”. Fokus utama desain adalah kenyamanan pengguna yang sesuai dengan karakteristik calon pengguna. Hal ini diwujudkan dengan berbagai fasilitas yang disediakan serta penerapan berbagai strategi passivecooling. Berbagai fasilitas dihadirkan secara integratif meliputi fasilitas komersial dan fasilitas komunal bagi interaksi sosial pengguna. Penerapan passive-cooling ini terletak pada massa bangunan yang membentuk void besar sebagai inner court, elemen air pada lantai dasar, koridor dengan ventilasi silang, dan fasade bangunan yang menyediakan pembayangan pada bangunan. Penerapan tersebut diharapkan menciptakan kondisi termal yang nyaman bagi pengguna. Selain itu, adanya area parkir sepeda dan banyaknya area hijau diharapkan dapat mendorong penghuni untuk memiliki gaya hidup yang ramah lingkungan dan lebih dekat dengan alam.