Article Details

Ekspresi Gen Haloacid Dehalogenase dari Pseudomonas aeruginosa dalam Klon Rekombinan pET-paed-d dengan Sel Inang Escherichia coli ArcticExpress (DE3)

Oleh   Muhammad Hairuddin [10513050]
Kontributor / Dosen Pembimbing : Enny Ratnaningsih, Ph.D.;
Jenis Koleksi : S1-Tugas Akhir
Penerbit : FMIPA - Kimia
Fakultas : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA)
Subjek : Chemistry
Kata Kunci : : Organohalogen, bioremediasi, aktivitas spesifik ha/oacid d ehalogenase, Pseudomonas aeruginosa, E. coli ArcticExpress (D£3),
Sumber :
Staf Input/Edit : Latifa Noor   Ena Sukmana
File : 1 file
Tanggal Input : 2019-09-11 08:14:19

Senyawa organohalogen merupakan salah satu senyawa organik yang banyak digunakan di berbagai bidang industri sebagai campuran bahan aktif pada pestisida, bahan pembuat plastik, prekursor, serta pelarut reaksi organik. Namun, senyawa organohalogen merupakan senyawa xenobiotik yang bersifat toksik, sukar untuk diuraikan, dan dapat bertransformasi menjadi metabolit berbahaya yang mencemari lingkungan. Salah satu cara untuk mendegradasi senyawa tersebut, dilakukan bioremediasi menggunakan mikroorganisme yang memiliki aktivitas dehalogenase. Salah satu mikroorganisme yang diketahui memiliki aktivitas dehalogenase adalah Pseudomonas aerughwsa. Pseudomonas aeruginosa memiliki gen pengkode haloacid dehalogenase yang telah diklon, diberi nama gen paed-d, dan telah diekspresikan dalam vektor pET-30a di E. coli BL21 (D£3). Penelitian sebelumnya menyatakan bahwa aktivitas enzim yang dihasilkan dalam E. coli BL21 (D£3) masih belum optimum akibat pelipatan protein yang kurang tepat. Penelitian ini bertujuan mempelajari ekspresi gen paed-d dan aktivitas enzim yang dihasilkan klon rekombinan pET-paed-d diE. coli ArcticExpress (D£3). E. Coli ArcticExpress (D£3) memiliki 2 chaperon yaitu Cpn 10 dan Cpn 60 yang diharapkan dapat membantu proses folding protein sehingga meningkatkan aktivitas enzim haloacid dehalogenase yang dihasilkan. Satu unit aktivitas dehalogenase dinyatakan sebagai banyaknya enzim yang diperlukan untuk melepaskan satu 1 J.11110l ion halida per menit. Aktivitas haloacid dehalogenase ditentukan dengan menggunakan metode kolorimetri yang dikembangkan oleh Bergmann dan Sanik. Aktivitas spesifik enzim ditentukan dengan mengukur kadar protein dalam sampel menggunakan metode Bradford. Ekspresi gen paed-d dalam sel inang E.coli BL21 (DE3) dilakukan pada kondisi optimum dengan konsentrasi MCA 0, I mM, pH medium 9, inkubasi 3 7 °C selama 4 jam , konsentrasi IPTG 0,007 mM. induksi pada 30 oc selama 6 jam. sedangkan ekspresinya dalam sel inang E.co /i ArcticExpress ( DE3) dilakukan pada kondisi yang sama , hanya saja suhu induksi dilakukan pada 15 oc. Hasil ya ng didapat menunjukkan bahwa aktivitas spesifik ha/ oacid dehalogenase dari E. coli ArcticExpress (DE3) untuk penambahan MCA 0,1 mM dan 1 mM 1 ,5 kali lebih tinggi dibandingkan ha/oacid deha/ogenase dari E. coli BL21 (DE3). Aktivitas spesifik ha/oacid deha/ogenase dari E. coli ArcticExpress (DE3) untuk penambahan MCA 0,1 mM dan 1 mM masing-masing adalah 0,471 U/mg protein dan 0,478 U /mg protein sedangkan aktivitas spesifik ha/oacid deha/ogenase dari E. coli BL21 (DE3) untuk penambahan MCA 0,1 mM dan I mM masing-masing adaalah 0,334 U /mg protein dan 0,344 U /mg protein.