Article Details

DESAIN DAN IMPLEMENTASI FITUR VIRTUAL FENCE DAN EXERCISE REMINDER UNTUK SISTEM AMBIENT ASSISTED LIVING

Oleh   Gede Aditya Pratama [18115014]
Kontributor / Dosen Pembimbing : Dr. Tutun Juhana, S.T., M.T.;
Jenis Koleksi : S1-Tugas Akhir
Penerbit : STEI - Teknik Telekomunikasi
Fakultas : Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (STEI)
Subjek :
Kata Kunci : virtual fence, exercise reminder, AAL, lansia
Sumber :
Staf Input/Edit : karya  
File : 1 file
Tanggal Input : 2019-09-10 11:35:48

Generic placeholder image

Abstrak

PUBLIC


Kondisi fisik yang makin melemah menyebabkan para lanjut usia rentan terhadap ancaman kesehatan yang bisa berakibat fatal apabila tidak dilakukan pencegahan. Oleh karena itu, dibutuhkan pemenuhan pelayanan kesehatan bagi lansia yang lebih mengutamakan pada pencegahan terhadap ancaman kesehatan dengan menerapkan TIK. Pada tugas akhir ini dibuat penerapan TIK untuk pemenuhan pelayanan kesehatan lansia yaitu Sistem AAL (Ambient Assisted Living) yang berfokus pada beberapa permasalahan pada lansia yaitu berkurangnya daya ingat, terjatuh, dan kurang bergerak aktif. Berkurangnya daya ingat dapat menyebabkan lansia lupa menggunakan smartwatch sehingga keluarga tidak bisa memonitor kondisinya. Sedangkan kurang bergerak aktif yang disebabkan oleh duduk yang terlalu lama dapat menurunkan kondisi kesehatan lansia dalam jangka panjang. Oleh karena itu, pada tugas akhir ini penulis mendesain dan mengimplementasikan fitur VF (Virtual Fence) dan Exercise Reminder. Fitur virtual fence bertujuan untuk memngingatkan lansia menggunakan smartwatch saat keluar rumah. Sedangkan exercise reminder untuk mengajak lansia bergerak aktif saat duduk terlalu lama. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur, desain fitur-fitur, dan implementasi serta pengujian dari kinerja fitur tersebut. Berdasarkan desain dan implementasi, Fitur virtual fence yang terdiri dari dua buah program yaitu program deteksi keberadaan lansia dan program peringatan untuk mengingatkan lansia menggunakan smartwatch saat akan keluar rumah berhasil dibuat dengan waktu peringatan lima detik setelah lansia tidak terdeteksi di rumah. Sedangkan fitur exercise reminder untuk mengajak lansia bergerak aktif setelah duduk terlalu lama berhasil dibuat dengan mengambil data kondisi duduk berdasarkan resting heartrate yaitu 60-80 BPM, video senam berdurasi empat menit otomatis muncul setelah lansia terdeteksi duduk selama 30 menit.