Article Details

USULAN STRATEGI PEMASARAN UNTUK MENINGKATKAN KINERJA SNEAKERS MEREK LOKAL (STUDI KASUS: NAH PROJECT)

Oleh   Muhammad Danang Prasetyo [29117218]
Kontributor / Dosen Pembimbing : Priyantono Rudito, Ph.D
Jenis Koleksi : S2 - Tesis
Penerbit : Magister Bisnis dan Administrasi - Teknologi
Fakultas : Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM)
Subjek :
Kata Kunci : media sosial, sepatu, sneakers, strategi pemasaran, tokoh masyarakat
Sumber :
Staf Input/Edit : Yose Ali Rahman  
File : 1 file
Tanggal Input : 2019-08-13 14:03:16

Dalam beberapa tahun terakhir, teknologi memainkan peran penting dalam pembangunan ekonomi suatu negara. Penggunaan internet tidak dapat dihindari dan mulai menggantikan sistem lama, terutama dalam bisnis. Pelaku bisnis berbasis digital saat ini lebih bervariasi mulai dari perusahaan besar hingga usaha kecil dan menengah (UKM). Salah satu UKM yang menggunakan bisnis digital sebagai model bisnis adalah NAH Project. Aktivitas bisnis perusahaan dilakukan secara online melalui situs web dan media sosial. Produk utama NAH Project adalah sepatu sneakers. Dengan model bisnis yang dimiliki oleh NAH Project dan desain sepatu sneakers yang mutakhir dengan tren mode saat ini, NAH Project mulai mendapatkan daya tarik dari konsumen dalam negeri, termasuk dari presiden Indonesia, Joko Widodo. Dengan sorotan yang diberikan oleh presiden, perusahaan mendapatkan efek dan pengaruh dalam hal penjualan dan daya tarik merek. Namun, penjualan yang diterima berfluktuasi dan tidak konsisten. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja penyebab dari inkonsistensi penjualan. Penelitian ini menggunakan data primer dari wawancara mendalam dengan perusahaan dan pelaku bisnis terkait dan diskusi kelompok fokus dengan pelanggan, juga data sekunder menggunakan laporan internal dan studi literatur perusahaan. Lingkungan umum, industri, pesaing, dan analisis pelanggan adalah bagian dari analisis eksternal, sedangkan analisis sumber daya, STP, dan bauran pemasaran adalah bagian dari analisis internal yang kemudian SWOT dan analisis root cause diperoleh untuk memahami penyebabnya. Analisis ini menghasilkan bahwa NAH Project memiliki kekuatan brand traction yang tinggi karena "efek Jokowi", namun salah satu kelemahannya adalah kurangnya aktivitas di media sosial untuk mempromosikan produk. Peluang untuk NAH Project adalah memanfaatkan promosi digital menjadi penjualan, tetapi ancaman yang harus diantisipasi adalah persaingan yang sangat ketat di industri sepatu sneakers. Dari aspek terseut, terlihat bahwa inkonsistensi penjualan disebabkan oleh diandalkannya produk tertentu, sedikit opsi channel, dan kurangnya upaya pemasaran. Beberapa strategi solusi yang dapat diusulkan untuk menyelesaikan masalah didasarkan pada matriks TOWS yang meluncurkan sepatu model klasik untuk menjawab permintaan pelanggan, menambahkan nilai tambahan sebagai pelengkap bagi pelanggan, memperkuat hubungan pelanggan sebagai keunggulan kompetitif perusahaan, menambahkan pasar online, promosi yang lebih intens pada media sosial, lebih detail tentang pengkategorian produk, memanfaatkan dukungan figur publik. STP dan bauran pemasaran baru juga ditambahkan ke strategi solusi. Strategi yang diusulkan memiliki aksi dan jadwal yang terperinci untuk memaksimalkan penerapannya mulai semester kedua tahun 2019 dan akan berakhir pada akhir semester pertama tahun 2020.