Article Details

PEMBERIAN NANOPARTIKEL KITOSAN - GEL Aloe vera MAMPU MENINGKATKAN REGENERASI SIRIP EKOR ZEBRAFISH

Oleh   Fenty Nurtyastuti Eka Pertiwi [21116019]
Kontributor / Dosen Pembimbing : Dr. Indra Wibowo, S.Si., M.Sc.;Fenny Martha Dwivany, S.Si., M.Si., Ph.D.;
Jenis Koleksi : S2 - Tesis
Penerbit : SITH - Bioteknologi
Fakultas : Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati (SITH)
Subjek :
Kata Kunci : gel Aloe vera, kitosan, nanopartikel, regenerasi ekor, penyembuhan luka, zebrafish.
Sumber :
Staf Input/Edit : Alice Diniarti  
File : 8 file
Tanggal Input : 2019-08-05 14:51:11

Aloe vera Barbandensis Miller merupakan salah tumbuhan herbal yang digunakan untuk menyembuhkan luka. Molekul biologi aktif di dalam gel A. vera seperti aloin dan manosa telah terbukti dapat mempercepat proses penutupan dan penyembuhan luka. Namun, sebagai bahan nutrasetikal, gel A. vera memiliki kekurangan dalam mencapai nilai fungsionalnya karena ketidakstabilan struktur kimia, rendahnya kelarutan, serta rendahnya bioavaibilitas di dalam tubuh. Nanoparticle delivery vehicle merupakan teknologi yang dapat meningkatkan kelarutan, penghantaran, serta penangkapan komponen nutrasetikal dalam tubuh sehingga diharapkan mampu meningkatkan performansi fungsional komponen gel A. vera. Penggunaan kitosan pada sistem ini memiliki keunggulan murah, biodegradabel, biokompatibel, dan mukoadesif yang memfasilitasi penetrasi obat. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk menyintesis nanopartikel kitosan-gel A. vera (CNP-AVG) dan untuk mengetahui kemampuannya dalam mempercepat regenerasi sirip ekor zebrafish dibandingkan dengan nanopartikel kitosan (CNP) dan bubuk gel ekstrak A. vera (AVG). Metode yang digunakan untuk menyintesis CNP-AVG adalah metode gelasi ionik dengan tripolifosfat (TPP). CNP-AVG dikarakterisasi ukuran, kestabilan, morfologi partikelnya menggunakan particle size analyzer (PSA), zetasizer, dan scanning electron microscope (SEM) serta interaksi antara CNP dan AVG dievaluasi menggunakan spektrofotometer Fourier-transform infrared (FTIR), Profil perilisan obat oleh CNP-AVG dilakukan secara in vitro dengan metode difusi membran dan efisiensi enkapsulasi AVG oleh CNP dihitung berdasarkan total senyawa fenol yang terkandung dalam CNP-AVG yang diukur menggunakan metode Folin-Ciocalteu. Untuk menguji regenerasi ekor sirip, zebrafish dibagi menjadi 4 kelompok perlakuan kemudian diamputasi ekornya dan diimersikan dalam larutan yang mengandung 100 mg/L AVG, CNP, CNP-AVG serta air sebagai kontrol perlakuan. Pengamatan pertumbuhan blastema pada bidang amputasi ekor dilakukan hingga hari ke-4 pasca amputasi lalu dilakukan pengukuran ekspresi gen pada tingkat mRNA yang terlibat pada regenerasi sirip ekor menggunakan RT-qPCR. Signifikansi hasil penelitian diuji menggunakan ANOVA one way variance dilanjutkan uji Tukey dengan p