Article Details

GEDUNG KONSER MUSIK KLASIK DI JALAN ASIA AFRIKA, KOTA BANDUNG

Oleh   Galen O'neil Aleorus [15214089]
Kontributor / Dosen Pembimbing : Dr. Ir. R.R. Dhian Damajani, M.T.;
Jenis Koleksi : S1-Tugas Akhir
Penerbit : SAPPK - Arsitektur
Fakultas : Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan (SAPPK)
Subjek : Architecture
Kata Kunci : Gedung konser, Musik Klasik, Urban Park, Bandung.
Sumber :
Staf Input/Edit : Alice Diniarti   Ena Sukmana
File : 9 file
Tanggal Input : 2019-07-18 11:15:26

Generic placeholder image
COVER Galen O'neil Aleorus

Terbatas
» Gedung UPT Perpustakaan

Generic placeholder image
BAB 1 Galen O'neil Aleorus

Terbatas
» Gedung UPT Perpustakaan

Generic placeholder image
BAB 2 Galen O'neil Aleorus

Terbatas
» Gedung UPT Perpustakaan

Generic placeholder image
BAB 3 Galen O'neil Aleorus

Terbatas
» Gedung UPT Perpustakaan

Generic placeholder image
BAB 4 Galen O'neil Aleorus

Terbatas
» Gedung UPT Perpustakaan

Generic placeholder image
BAB 5 Galen O'neil Aleorus

Terbatas
» Gedung UPT Perpustakaan

Generic placeholder image
BAB 6 Galen O'neil Aleorus

Terbatas
» Gedung UPT Perpustakaan

Generic placeholder image
BAB 7 Galen O'neil Aleorus

Terbatas
» Gedung UPT Perpustakaan

Generic placeholder image
PUSTAKA Galen O'neil Aleorus

Terbatas
» Gedung UPT Perpustakaan


Bandung yang dijuluki sebagai "Paris van Java", sejak dulu telah dikenal sebagai kota musik. Banyak musisi-musisi muda berbakat yang bermunculan di Indonesia yang berasal dari Kota Bandung. Bandung merupakan kota ke-5 dengan pertumbuhan musik indie tercepat di dunia. Namun, fasilitas untuk mengapresiasi seni di Kota Bandung sangat minim, karena itu sebuah gedung konser dapat membantu masyarakat kota Bandung dalammengapresiasi seni khususnya di Kota Bandung. Grup orkestra The Twilite sebagai pemrakarsa pun mendukung dengan adanya pembangunan gedung konser baru, karena dapat membantu mewujudkan visi dari sang pemrakarsa yaitu memajukan musik simfonia di Indonesia. Namun, seperti halnya perancangan bangunan pada umunya, terdapat banyak batasan pada proyek ini baik dari aspek nilai-nilai pemrakarsa, pengguna, maupun lahan. Bangunan gedung konser dirancang dengan menggunakan konsep Urban Park, dimana bangunan yang dirancang dapat ikut mewadahi para pecinta musik untuk bersama-sama menikmati musik klasik khususnya dalam suatu kawasan