Article Details

PENGARUH KRIOTERAPI DAN AKUPUNTUR TERHADAP PERFORMA FISIK, KADAR LAKTAT, DAN NYERI OTOT SETELAH LATIHAN FUTSAL-SPECIFIC INTERMITTEN SHUTTLE PROTOCOL PADA ATLET FUTSAL MAHASISWA

Oleh   Harun [21717002]
Kontributor / Dosen Pembimbing : Dr. Rini Syafriani, M.Kes.;dr. Felesia Fanty;Dr. Samsul Bahri, M.Kes.;
Jenis Koleksi : S2 - Tesis
Penerbit : SF - Keolahragaan
Fakultas : Sekolah Farmasi (SF)
Subjek :
Kata Kunci : Kata kunci: krioterapi, akupuntur, countermovement jump, sprint 20 m, nyeri otot, kadar laktat
Sumber :
Staf Input/Edit : yana mulyana  
File : 1 file
Tanggal Input : 2019-07-03 10:24:30

Generic placeholder image

ABSTRAK Harun

PUBLIC


Futsal adalah olahraga intermitten-intensitas tinggi yang memerlukan kemampuan fisik yang tinggi serta memiliki jadwal pertandingan yang padat dan waktu pemulihan yang singkat saat masa kompetisi. Pemulihan yang optimal sangat diperlukan setelah latihan fisik yang intensif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan pengaruh krioterapi dan akupuntur terhadap performa fisik, kadar laktat, dan nyeri otot setelah latihan Futsal-Specific Intermitten Shuttle Protocol (FISP) pada atlet futsal mahasiswa. Metode penelitian menggunakan experimental counterbalance crossover pada sebelas pemain futsal mahasiswa untuk melakukan latihan FISP selama 3 pekan dan 3 jenis pemulihan yang berbeda pada setiap pekannya. Pekan pertama semua pemain melakukan istirahat pasif, pekan kedua diberikan treatmen krioterapi, dan pekan ketiga diberikan treatmen akupuntur. Tinggi countermovement jump (CMJ), sprint 20 m, kadar laktat, dan nyeri otot diukur sebelum latihan, setelah latihan, setelah pemulihan, dan 24 jam setelah pemulihan. Perubahan hasil pengukuran diolah menggunakan uji-t berpasangan (p