Article Details

PENGADAAN STRATEGIS UNTUK BADAN USAHA BANDARA MILIK NEGARA DENGAN MENGIMPLEMENTASIKAN MANAJEMEN KATEGORI DAN SOURCING

Oleh   Nanda Putra Harahap [29117553]
Kontributor / Dosen Pembimbing : Ir. Gatot Yudoko, M.A.Sc., Ph.D.;
Jenis Koleksi : S2 - Tesis
Penerbit : Magister Bisnis dan Administrasi - Teknologi
Fakultas : Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM)
Subjek : General management
Kata Kunci : Kategori Manajemen, Pengadaan Strategis, Sourcing
Sumber : PT. XYZ
Staf Input/Edit : Neng Kartika   Ena Sukmana
File : 1 file
Tanggal Input : 2019-06-14 14:57:24

PT XYZ merupakan sebuah badan usaha milik negara yang beroperasi dalam mengelola bandara di Indonesia. Perusahaan ini tengah berjuang untuk meningkatkan kapabilitas dan kompetensinya sebagai pelopor dalam mengelola bandara di regional Asia. Namun, dalam proses pengadaan kebutuhan barang/jasa, perusahaan ini belum dapat beroperasi cukup efekftif dan efisien yang dilaksanakan oleh divisi pengadaan. Perusahaan ini menghadapi masalah dalam penyerapan dana anggaran perusahaan yang telah dialokasikan. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan solusi kepada PT XYZ guna meningkatkan kinerja dalam tingkat penyerapan dana anggaran pengadaan barang/jasa dengan mengubah yang sebelumnya hanya sebagai tactical procurement menjadi lebih strategis dalam menyelesaikan seluruh program yang telah dirancang dalam RKAP. Permasalahan yang dihadapi divisi pengadaan dapat terjadi berkisar SDM, proses dan teknologi dalam melakukan pengadaan. Dengan upaya perusahaan untuk meningkatkan profitabilitas, divisi pengadaan dapat dikembangkan guna beroperasi lebih efisien, disebabkan divisi pengadaan hanya melakukan aktivitas yang bersifat transaksional. Dengan melakukan penilaian terhadap solusi yang dapat diimplemetasikan untuk meningkatkan kinerja divisi pengadaan, manajemen kategori dan sourcing dapat digunakan oleh divisi pengadaan dalam mendukung pertumbuhan perusahaan. Manajemen kategori dan sourcing dapat membantu divisi pengadan dalam merencanakan dan mengidentifikasi kebutuhan perusahaan dengan lebih baik yang meliputi skala prioritas dan perencanaan pengadaan yang lebih baik yang dapat meningkatkan kecepatan layanan hingga 55% dan diperkirakan dapat meningkatkan daya penyerapan dana anggaran pengadaan barang/jasa sebesar 10-15% divisi pengadaan.