Article Details

ANALISIS LAPISAN OKSIDA PADA PIPA T91 SUPERCRITICAL BOILER

Oleh   Akhyar Hanif [13714046]
Kontributor / Dosen Pembimbing : Dr. Ir. Husaini Ardy;
Jenis Koleksi : S1-Tugas Akhir
Penerbit : FTMD - Teknik Material
Fakultas : Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD)
Subjek :
Kata Kunci : supercritical boiler, T91, Lapisan Oksida
Sumber :
Staf Input/Edit : Irwan Sofiyan  
File : 1 file
Tanggal Input : 2019-02-11 13:53:12

boiler. Agar dapat menjalankan proses dengan kondisi kerja lebih tinggi maka diperlukan material yang mampu bekerja pada kondisi tersebut. Salah satunya adalah SA 213 T91. Karena supercritical boiler baru dikembangkan, maka diperlukan penelitian tentang supercritical boiler, salah satunya pada aspek lapisan oksida pada bagian dalam pipa. Dalam penelitian ini, berbagai metode karakterisasi dilakukan pada pipa T91 yang telah digunakan pada supercritical boiler. Hasil penelitian menunjukkan ketebalan pada sampel dipengaruhi oleh temperatur dan kadar oksigen dimana tebal lapisan oksida yang terbentuk adalah 139.91 ?m, 90.16 ?m, dan 132.73 ?m. Senyawa lapisan oksida pada sampel adalah hematit, magnetit, dan chromite yang terbentuk karena terpenuhi syarat termodinamikanya. Ukuran butir sampel menunjukkan adanya pertumbuhan butir akibat lama penggunaan dimana ukuran butir yang didapat adalah 8.95 ?m, 7.49 ?m, dan 8.41 ?m. Kekerasan pada permukaan dalam dengan rata-rata 196.7 HV lebih tinggi dibandingkan dengan permukaan luar dengan rata-rata 176.4 HV. Hal ini disebabkan karena bagian luar pipa memiliki temperatur kerja lebih tinggi sehingga lebih terdegradasi. Berdasarkan data yang didapat, disimpulkan sampel 1 dan 3 digunakan pada bagian superheater dan sampel 2 pada economizer di supercritical boiler