Article Details

ANALISIS MATERIAL FLOW SAMPAH SAYURAN AKIBAT AKTIVITAS PERTANIAN (STUDI KASUS: KOTA BANDUNG)

Oleh   FARUQ NEJARIDWANA (NIM: 25312314)
Kontributor / Dosen Pembimbing : Pembimbing : Dr. Ir. Tri Padmi Damanhuri ; Dr. Benno Rahardyan, ST, MT
Jenis Koleksi : Anggota
Penerbit :
Fakultas :
Subjek :
Kata Kunci : Material flow analysis, sampah, sayuran, kehilangan pasca panen ; material flow analysis, waste, vegetables, post harvest losses
Sumber :
Staf Input/Edit : hidayat  
File : 11 file
Tanggal Input : 2018-10-25 10:07:18

Abstrak: Material Flow Analysis (MFA) digunakan untuk menghitung jumlah sayuran yang masuk ke Kota Bandung dan menjadi sampah di setiap rantai transaksi; dari mulai kebun, supplier, pasar induk, pedagang eceran hingga dikonsumsi dan akhirnya dari setiap sub sistem sampah sayuran terkumpul di TPA. Besarnya jumlah sampah sayuran yang dihasilkan dari proses sortasi menyebabkan munculnya sebuah gagasan dari Walikota Bandung untuk menerapkan kebijakan sayuran tanpa kulit sebelum masuk ke Kota Bandung. Boundary dari aliran masa dalam penelitian ini adalah Kota Bandung dan unit fungsional yang digunakan adalah satuan berat (ton). Data input yang digunakan dalam penelitian ini adalah data jumlah sayuran yang masuk ke Kota Bandung yang dihitung berdasarkan tingkat konsumsi sayuran per kapita penduduk Indonesia yang disesuaikan dengan jumlah penduduk Kota Bandung dan jumlah penduduk di sekitar Kota Bandung yang memperoleh distribusi sayuran dari pasar induk di Kota Bandung. Persentase sampah yang dihasilkan di setiap rantai transaksi diperoleh berdasarkan pengamatan dan percobaan langsung di lapangan, percobaan secara artifisial di tingkat rumah tangga dan wawancara langsung dengan pelaku distribusi. Output yang dihasilkan adalah jumlah sampah sayuran di setiap rantai transaksi sayuran di Kota Bandung, baik melalui pasar swalayan maupun pasar tradisional. Dari hasil analisis dapat diketahui bahwa jumlah sampah sayuran yang dihasilkan di Kota Bandung adalah 1.252,38 ton/minggu atau 9,54% dari 13.126,02 ton sampah yang dihasilkan di Kota Bandung setiap minggu.