Article Details

MEMAHAMI FISIKA PERHITUNGAN DAYA MESIN LOKOMOTIF DALAM SEJARAH KERETA API INDONESIA

Oleh   NUR AHMAD (NIM. 90215307)
Kontributor / Dosen Pembimbing : Pembimbing : Prof. Drs. Ir. Lilik Hendrajaya, M.Sc. Ph.D
Jenis Koleksi : S2 - Tesis
Penerbit :
Fakultas :
Subjek :
Kata Kunci : fisika kereta api, termodinamika, transmisi energi, maglev
Sumber :
Staf Input/Edit : Ratnasari  
File : 7 file
Tanggal Input : 2017-09-27 14:41:07

Kereta api adalah transportasi massa (barang) dan massal (banyak manusia). Perkembangan perkeretaapian di negeri ini dimulai lokomotif uap sampai lokomotif diesel. Lokomotif dengan penggerak mesin uap mulanya dikelola oleh perusahaan Belanda Nederlansh Indische Spoorwegen (NIS) dan Staats Spoorwegen (SS) mulai dipakai menarik gerbong pada tahun 1867. Lokomotif dengan tenaga listrik rute Jakarta – Bogor pertama kali dijalankan tahun 1925 dan barulah pada tahun 1953 modernisasi armada dengan 27 lokomotif diesel. Pemerintah RI melalui PT Kereta Api Indonesia (Persero) sedang melakukan perbaikan berupa infrastruktur dan pelayanan untuk menguatkan perkeretaapian. Harapan kereta cepat bertenaga levitasi magnet (Maglev) hadir sebagai masa depan transportasi Indonesia. Penelitian ini mempelajari tentang fisika kereta api. Penelitian ini bertujuan memahami tentang konsep fisika termodinamika motor bakar, cara kerja motor listrik, transmisi gerak, dan pendorongan secara magnetik, energi dan efisiensi pada kereta api.