Article Details

STUDI PENELITIAN, PENGEMBANGAN DAN IMPLEMENTASI BLOK REM KOMPOSIT UNTUK KERETA API

Oleh   AGUS TRIONO (NIM : 33109001); Tim Pembimbing : Prof. Dr.Ir. IGN Wiratmaja Puja; Prof.Dr.Ir. Yatna Yu
Kontributor / Dosen Pembimbing : Tim Pembimbing : Prof. Dr.Ir. IGN Wiratmaja Puja; Prof.Dr.Ir. Yatna Yuwana Martawirya; Prof.Dr.Ir. Indra Nurhadi
Jenis Koleksi : S3-Disertasi
Penerbit : Teknik Sains
Fakultas :
Subjek :
Kata Kunci : Blok Rem, Komposit, Kereta Api
Sumber :
Staf Input/Edit : Alice D  
File : 2 file
Tanggal Input : 2014-06-11 11:06:54

Moda transportasi kereta api menjadi salah satu jenis transportasi darat yang cukup penting di Indonesia, sebab merupakan transportasi massal yang diminati oleh masyarakat. Hal ini dikarenakan keretap api memiliki kapasitas angkut yang cukup besar, efisien serta kelancaran transportasi dibandingkan moda angkutan lain. Data yang diperoleh dari PT Kerea Api Indonesia (PT KAI) menunjukkan bahwa jumlah total penumpang yang diangkut oleh kereta api selama tahun 2010 adalah 200.035 juta orang sedangkan untuk total barang adalah 20 juta ton. Tingginya minat masyarakat akan penggunaan kereta api ini haruslah diimbangi dengan sistem keamanan yang memadai. Salah satu sistem keamanan yang memegang peranan penting dalam sistem keselamatan penumpang adalah sistem pengereman. Komponen sistem rem ini harus secara rutin dirawat agar sistem pengereman berfungsi dengan baik. Komponen utama yang memegang peranan utama dalam sistem pengereman adalah blok rem. dan blok rem ini secara periodik harus segera diganti dikarenakan pemekaian yang terus menerus menyebabkan blok rem ini aus. Metode penelitian blok rem komposit ini diawali dengan mencari karakteristik bahan penyusun blok rem produk luar melalui metode karakterisasi. Selanjutnya dari informasi awal tersebut dilakukan analisis guna mencari formulasi perkiraan awal bahan penyusun komposit yang kemudian disesuaikan dengan ketersediaan bahan lokal. Beberapa bahan penyusun dimungkinkan untuk digantikan dengan bahan lokal yang bersifat alami agar produk yang dihasilkan nantinya lebih ramah lingkungan.