Article Details

KAJIAN ETNOFARMAKOLOGI, KEAMANAN, DAN EFIKASI JUKUT CARULANG [ELEUSINE INDICA (L.) GAERTN., POACEAE] SEBAGAI ANALGETIKA

Oleh   R.S. PRADHITHIANI NUR HIDAYAH (NIM 10703018)
Kontributor / Dosen Pembimbing : Pembimbing: Prof. Dr. Andreanus A. Soemardji dan Dr. Irda Fidrianny
Jenis Koleksi : S1-Tugas Akhir
Penerbit : Farmasi
Fakultas : Sekolah Farmasi (SF)
Subjek :
Kata Kunci : etnofarmakologi, efikasi, analgetika
Sumber :
Staf Input/Edit : Vika Anastasya Kovariansi  
File : 8 file
Tanggal Input : 2009-04-08 17:28:51

Generic placeholder image
2008 TA PP R.S PRADHITHIANI NUR HIDAYAH 1-COVER.pdf
File tidak tersedia

Generic placeholder image
2008 TA PP R.S PRADHITHIANI NUR HIDAYAH 1-BAB 1.pdf
File tidak tersedia

Generic placeholder image
2008 TA PP R.S PRADHITHIANI NUR HIDAYAH 1-BAB 2.pdf
File tidak tersedia

Generic placeholder image
2008 TA PP R.S PRADHITHIANI NUR HIDAYAH 1-BAB 3.pdf
File tidak tersedia

Generic placeholder image
2008 TA PP R.S PRADHITHIANI NUR HIDAYAH 1-BAB 4.pdf
File tidak tersedia

Generic placeholder image
2008 TA PP R.S PRADHITHIANI NUR HIDAYAH 1-BAB 5.pdf
File tidak tersedia

Generic placeholder image
2008 TA PP R.S PRADHITHIANI NUR HIDAYAH 1-BAB 6.pdf
File tidak tersedia

Generic placeholder image
2008 TA PP R.S PRADHITHIANI NUR HIDAYAH 1-PUSTAKA.pdf
File tidak tersedia


Tradisi penggunaan tumbuhan sebagai obat tradisional oleh masyarakat etnis tertentu perlu dievaluasi secara ilmiah. Tumbuhan jukut carulang [Eleusine indica (L.) Gaertn.] yang digunakan masyarakat Kampung Naga, Tasikmalaya, Jawa Barat sebagai obat sakit kepala diteliti keamanan dan efikasinya sebagai analgetika. Studi etnofarmakologi meliputi wawancara dengan penduduk dan pengambilan contoh bahan obat tradisional dilakukan di Kampung Naga. Identitas botani jukut carulang dari Kampung Naga dideterminasi. Sediaan jukut carulang dari Kampung Naga dikarakterisasi dan diuji sifat iritan mata dengan tes Draize. Uji efek analgetik ekstrak air jukut carulang dilakukan dengan metode Siegmund. Ekstrak air Jukut Carulang dikarakterisasi dan diperiksa kandungan kimianya. Sediaan jukut carulang dari Kampung Naga tidak mengiritasi mata kelinci percobaan. Uji analgetika menunjukkan tidak ada perbedaan bermakna dalam persentase penurunan geliatan antara kelompok uji dosis 0,65 g/kg bb, 1,3 g/kg bb, dan 2,6 g/kg bb dengan kelompok kontrol (p