Article Details

ANALYSIS OF HYBRID DISTRIBUTION SYSTEM IN PT. EXCELCOMINDO PRATAMA

Oleh   MUHAMMAD RENDI NUGRAHA (NIM 19005033)
Kontributor / Dosen Pembimbing : Pembimbing : Dr Mursyid Hasan Basri
Jenis Koleksi : S1-Tugas Akhir
Penerbit : Sekolah Bisnis dan Manajemen
Fakultas : Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM)
Subjek :
Kata Kunci : Current Reality Tree, Distribution management, Key performance indicator
Sumber :
Staf Input/Edit : Rizki Aprianti  
File : 7 file
Tanggal Input : 2009-07-15 16:21:50

Generic placeholder image
2008 TA PP MUHAMMAD RENDI NUGRAHA 1-COVER.pdf
File tidak tersedia

Generic placeholder image
2008 TA PP MUHAMMAD RENDI NUGRAHA 1-BAB1.pdf
File tidak tersedia

Generic placeholder image
2008 TA PP MUHAMMAD RENDI NUGRAHA 1-BAB2.pdf
File tidak tersedia

Generic placeholder image
2008 TA PP MUHAMMAD RENDI NUGRAHA 1-BAB3.pdf
File tidak tersedia

Generic placeholder image
2008 TA PP MUHAMMAD RENDI NUGRAHA 1-BAB4.pdf
File tidak tersedia

Generic placeholder image
2008 TA PP MUHAMMAD RENDI NUGRAHA 1-BAB5.pdf
File tidak tersedia

Generic placeholder image
2008 TA PP MUHAMMAD RENDI NUGRAHA 1-PUSTAKA.pdf
File tidak tersedia


PT. Excelcomindo Pratama merupakan salah satu operator selular terbesar di Indonesia dan memiliki 15 juta pelanggan. Di saat sebagian besar operator selular yang beroperasi di Indonesia menggunakan sistem distribusi tunggal, PT. Excelcomindo Pratama menggunakan kombinasi sistem distribusi langsung dan sub-dealer dalam sistem distribusi mereka (hybrid system). Hal ini dimaksudkan untuk menjangkau pasar yang lebih luas. Namun dalam penerapannya terdapat beberapa masalah antara lain seperti tidak sempurnanya penyaluran informasi kegiatan promosi yang telah dicanangkan PT. Excelcomindo Pratama. Untuk menyelesaikan proyek akhir ini, data dapat diperoleh dengan menggunakan beberapa metoda pengumpulan data seperti wawancara, riset lapangan, dan juga pencarian lewat internet. Data yang diperoleh antara lain data Proses Bisnis, data jumlah pelanggan, data jumlah sub-dealer, jumlah Authorized dealer, jumlah coverage area, dan juga hasil pemasukan bulanan Authorized Dealer. Dalam pengolahan data digunakan teori teori antara lain manajemen distribusi, distribusi hybrid, dan juga manajemen rantai pasok untuk menganalisa kinerja dari sistem distribusi ini. Hasil analsisis menunjukan bahwa terdapat 2 masalah utama yakni: tidak adanya standarisasi untuk proses distribusinya pada level sub-dealer dan outlet serta minimnya pegawai. Untuk mendapatkan standarisasi yang jelas, PT. Excelcomindo Pratama harus membuat dan menjalankan sistem KPI sehingga semua pencapaian distribusi dapat dipantau dan dapat diukur.