Abstrak_Vadya Dea Anatasya
Terbatas Perpustakaan Prodi Arsitektur
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Perpustakaan Prodi Arsitektur
» Gedung UPT Perpustakaan
Setiap anak memiliki hak untuk mendapatkan pendidikan yang layak sebagaimana yang tercantum pada SDGS 4, Quality Education. Namun, kenyataannya sebagian dari mereka tidak memiliki akses terhadap pendidikan karena dipekerjakan oleh orang tuanya sendiri sebagai tulang punggung keluarganya sejak dini. Menurut data yang dilaporkan oleh Dinas Sosial Kota Bandung pada tahun 2024, terdapat 1.654 anak jalanan di Kota Bandung dan angka tersebut meningkat setiap tahunnya. Fenomena ini sering kali direspons dengan stigma negatif dan pendekatan penertiban kota yang represif, sehingga menempatkan anak jalanan sebagai objek eksklusi sosial. Kondisi ini diperburuk oleh minimnya fasilitas pembinaan yang memadai dan ramah terhadap kondisi psikologis anak.
Proyek akhir ini bertujuan untuk merancang sebuah Community Development Center di Kota Bandung. Fasilitas ini dirancang sebagai wadah pemberdayaan yang mencakup fungsi rumah singgah, ruang edukasi nonformal, serta ruang komunitas dan publik untuk memulihkan keberfungsian sosial anak jalanan dan menjembatani interaksi dengan masyarakat. Rancangan ini menghadirkan lingkungan yang yang merangsang pembelajaran interaktif dan fleksibel, serta mendukung pemulihan sosio-emosional sehingga anak jalanan bisa kembali di tengah masyarakat secara setara, mandiri, dan menjalankan peran sosialnya.
Perpustakaan Digital ITB