digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

COVER M. Ghozy Dzikra Firdiansyah
PUBLIC Open In Flipbook Roosalina Vanina Viyazza

BAB 1 M. Ghozy Dzikra Firdiansyah
PUBLIC Open In Flipbook Roosalina Vanina Viyazza

BAB 2 M. Ghozy Dzikra Firdiansyah
PUBLIC Open In Flipbook Roosalina Vanina Viyazza

BAB 3 M. Ghozy Dzikra Firdiansyah
PUBLIC Open In Flipbook Roosalina Vanina Viyazza

BAB 4 M. Ghozy Dzikra Firdiansyah
PUBLIC Open In Flipbook Roosalina Vanina Viyazza

BAB 5 M. Ghozy Dzikra Firdiansyah
PUBLIC Open In Flipbook Roosalina Vanina Viyazza

PUSTAKA M. Ghozy Dzikra Firdiansyah
PUBLIC Open In Flipbook Roosalina Vanina Viyazza

Penelitian ini mengkaji hubungan antara praktik lindung nilai korporasi dan kinerja perusahaan di tengah meningkatnya risiko perdagangan yang dihadapi oleh perusahaan non-keuangan di Indonesia. Dengan menggunakan data panel terhadap 38 perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2015–2024 (342 observasi perusahaan-tahun), analisis ini mengevaluasi empat kategori lindung nilai, yaitu lindung nilai nilai tukar, komoditas, suku bunga, dan operasional, terhadap enam indikator keuangan yang mencerminkan profitabilitas, kemampuan menghasilkan kas, struktur permodalan, dan likuiditas, meliputi return on assets, return on equity, free cash flow, leverage, current ratio, dan EBITDA margin. Model regresi dengan efek tetap perusahaan dan tahun digunakan untuk mengendalikan heterogenitas yang tidak teramati serta kondisi makroekonomi umum. Hasil penelitian menunjukkan tiga temuan. Pertama, lindung nilai nilai tukar berasosiasi dengan penurunan return on assets dan peningkatan leverage, yang mengindikasikan bahwa meskipun praktik lindung nilai mendukung kapasitas neraca dan pemanfaatan utang, praktik tersebut dapat menekan kinerja akuntansi jangka pendek akibat biaya lindung nilai dan ketidaksesuaian waktu. Kedua, lindung nilai komoditas berasosiasi positif dengan return on assets dan EBITDA margin, terutama pada sektor pertambangan dan pertanian yang memiliki volatilitas harga yang tinggi. Ketiga, lindung nilai suku bunga dan lindung nilai operasional tidak menunjukkan pengaruh kinerja yang konsisten di seluruh spesifikasi model.