digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

COVER James Daniel Susanto
PUBLIC Open In Flipbook Roosalina Vanina Viyazza

Di industri kesehatan, klinik fasilitas kesehatan tingkat pertama menghadapi tantangan dari ketidakpastian masa depan yang memengaruhi kemampuan operasional klinik. Klinik Pratama Bahagia adalah usaha keluarga yang telah beroperasi lebih dari 40 tahun. Klinik ini ingin diteruskan ke generasi berikutnya, namun saat ini klinik tidak memiliki rencana jangka panjang, yang menimbulkan kontradiksi dan celah dalam visinya untuk menjadi usaha keluarga yang berkelanjutan. Oleh karena itu, dalam menghadapi situasi dan lingkungan saat ini, penelitian ini mengkaji bagaimana klinik pratama lokal dapat menjadi tangguh dalam menghadapi ketidakpastian dan berkembang selama 5 tahun ke depan. Dalam membantu Klinik Pratama Bahagia mencapai tujuannya, penelitian ini menggunakan metode perencanaan skenario untuk membantu klinik mempersiapkan diri menghadapi ketidakpastian di masa depan dengan mengidentifikasi isu-isu kunci, faktor pendorong, menciptakan skenario, dan menyiapkan solusi bisnis berdasarkan sinyal peringatan dini. Dalam pengumpulan dan analisis data, metode wawancara dan analisis konten digunakan untuk mengidentifikasi tema-tema kunci. Analisis PESTEL, Analisis Lima Kekuatan Porter, dan Analisis SWOT digunakan untuk mengidentifikasi lingkungan eksternal dan internal industri klinik pratama. Dari temuan dua belas faktor pendorong, dua faktor pendorong yang paling berdampak dan tidak pasti dipilih dalam pembuatan matriks 2x2. Dua faktor pendorong tersebut adalah kebijakan dan regulasi pemerintah serta sumber daya manusia (SDM) dan manajemen internal. Dari dua faktor pendorong ini, empat skenario telah dibuat untuk menggambarkan lima tahun ke depan. Skenario-skenario tersebut adalah Tim yang Tangguh di Laut yang Bergelora, Titanic, Angin Belakang yang Tenang, dan Angin Belakang yang Terlewat. Setiap skenario memiliki implikasi, opsi, dan sinyal peringatan dini tersendiri. Berdasarkan sinyal peringatan dini, solusi bisnis dibuat untuk setiap skenario dan satu solusi umum untuk membimbing Klinik Pratama Bahagia. Hasilnya, untuk tetap kompetitif dan terus berkembang, Klinik Pratama Bahagia harus berinvestasi secara bijaksana dalam digitalisasi, kemampuan sumber daya manusia, dan layanan yang lebih baik untuk meningkatkan reputasi merek dan memperluas basis pasien. Rencana implementasi dalam studi ini diharapkan dapat memandu Klinik Pratama Bahagia dalam menghadapi ketidakpastian masa depan selama lima tahun ke depan.