digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Pembangunan Kawasan Jatiluhur Industrial Smart City (JISC), Kabupaten Purwakarta, berpotensi meningkatkan limpasan permukaan dan risiko banjir akibat perubahan tata guna lahan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kinerja hidraulik Embung Cipalasari dengan menerapkan pelimpah tipe ITB Golden Ratio Spillway. Analisis hidrologi dilakukan menggunakan data hujan satelit CHIRPS terkoreksi untuk memperoleh hujan rencana kala ulang 2 hingga 100 tahun. Debit limpasan DAS Cipalasari dan kawasan industri Blok D-JISC serta routing embung dimodelkan menggunakan PCSWMM untuk memperoleh elevasi muka air di atas mercu pelimpah sebagai kondisi batas simulasi analisis hidraulik pelimpah. Evaluasi kinerja hidraulik pelimpah dilakukan menggunakan FLOW-3D dengan menganalisis distribusi kecepatan aliran, tekanan, bilangan Froude, potensi kavitasi dan indeks kavitasi. Hasil simulasi menunjukkan elevasi muka air di atas mercu pelimpah berkisar antara 0,5 m hingga 1,7 m. Kecepatan aliran maksimum mencapai 7,29 m/s pada skenario Tr-100, sedangkan tekanan minimum terjadi pada hilir mercu pelimpah. Analisis bilangan Froude menunjukkan perubahan aliran dari kondisi subkritis menjadi superkritis pada saluran peluncur, kemudian kembali menjadi subkritis setelah memasuki kolam olak. Simulasi cavitation potential menunjukkan bahwa area hilir mercu hingga awal saluran peluncur merupakan zona yang paling rentan terhadap potensi kavitasi. Namun, hasil perhitungan indeks kavitasi menghasilkan nilai minimum sebesar 4,90 yang masih berada di atas batas kritis terjadinya kavitasi untuk setiap titik tinjau pada pelimpah. Berdasarkan hasil tersebut, pelimpah ITB Golden Ratio menunjukkan kinerja hidraulik yang baik dan aman terhadap risiko kavitasi pada seluruh skenario simulasi yang ditinjau