ABSTRAK M Syahid Ataullah
Terbatas Devi Septia Nurul
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas Devi Septia Nurul
» Gedung UPT Perpustakaan
Multipel periode pendek seringkali jadi masalah dalam data seismik laut yang memiliki waterbottom relatif dangkal. Keberadaan multipel ini menimbulkan ringing berperiode pendek yang memperpanjang wavelet efektif, menurunkan resolusi reflektor primer, serta berpotensi mengganggu interpretasi struktur bawah permukaan. Beberapa metode yang umum digunakan untuk mengatasi permasalahan tersebut antara lain prediktif dekonvolusi pada domain waktu (x-t), prediktif dekonvolusi pada domain tau-p (slant stack), serta metode designature. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas ketiga metode tersebut dalam menekan multipel periode pendek pada data seismik laut dangkal, sehingga dapat diketahui metode mana yang paling efektif dalam menekan multipel periode pendek. Evaluasi dilakukan berdasarkan analisis autokorelasi, penampang stack, serta spektrum amplitudo dari penampang stack yang dihasilkan. Penelitian ini menggunakan data seismik laut 2D EW0404 lintasan BOL-33 hasil akuisisi kapal R/V Maurice Ewing tahun 2004 yang berada di wilayah Karibia Tenggara-Margin Venezuela. Tahapan pengolahan data meliputi preprocessing data, koreksi amplitudo, serta koreksi normal moveout (NMO) sebelum proses stacking. Selanjutnya dilakukan penerapan metode prediktif dekonvolusi pada domain waktu (x-t) dan domain tau-p, serta metode designature untuk menekan pengaruh multipel periode pendek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prediktif dekonvolusi pada domain waktu (x-t) mampu mengatenuasi multipel periode pendek secara signifikan, akan tetapi masih terlihat residual multiple pada autokorelasi shot gather dan autokorelasi penampang stack. Prediktif dekonvolusi pada domain tau-p memberikan hasil yang paling efektif dalam menekan multipel periode pendek. Sementara itu, metode designature tidak efektif dalam menghilangkan multipel periode pendek. Berdasarkan hasil tersebut, prediktif dekonvolusi pada domain tau-p memberikan hasil paling optimal dalam menekan multipel periode pendek pada data seismik laut dangkal 2D dengan karakteristik serupa.
Perpustakaan Digital ITB