digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

ABSTRAK_Kemal Fathurrahman [13321038]
Terbatas  Rina Kania
» Gedung UPT Perpustakaan

COVER
Terbatas  Rina Kania
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB I
Terbatas  Rina Kania
» Gedung UPT Perpustakaan

Bab II
Terbatas  Rina Kania
» Gedung UPT Perpustakaan

Bab III
Terbatas  Rina Kania
» Gedung UPT Perpustakaan

BAB IV
Terbatas  Rina Kania
» Gedung UPT Perpustakaan

DAFTAR PUSTAKA
Terbatas  Rina Kania
» Gedung UPT Perpustakaan

LAMPIRAN
Terbatas  Rina Kania
» Gedung UPT Perpustakaan

Ketergantungan industri proses modern pada sistem kontrol berbasis jaringan membuatnya rentan terhadap serangan false data injection pada sensor dan aktuator, yang mengancam efisiensi operasi hingga menyebabkan kerusakan peralatan. Untuk mengatasi ancaman ganda ini, penelitian ini mengusulkan sebuah arsitektur kontrol terintegrasi yang divalidasi pada studi kasus sistem tiga tangki. Metode ini menggabungkan Robas Kalman Filter untuk menyaring data sensor yang dimanipulasi, dengan Robas Tube-Model Predictive Control untuk menolak gangguan pada aktuator sambil menjamin performa penjejakan yang stabil. Simulasi pada model linear sistem menunjukkan efektivitas pendekatan ini. Robas Kalman Filter yang dirancang berhasil memberikan estimasi akurat dengan error statistik (mean absolute error 0,00169; root mean squared error 0,00214) yang lebih rendah dibandingkan Kalman Filter standar. Selain itu, Robas Tube-Model Predictive Control terbukti mampu menjaga performa penjejakan yang stabil selama total gangguan tidak menyebabkan saturasi aktuator. Puncaknya, sistem terintegrasi menunjukkan performa yang sangat baik dalam menghadapi serangan gabungan, dengan root mean squared error estimator serendah 2,432e-04 dan respon dinamik sistem mencapai waktu naik 108,8 detik, waktu tunak 204,1 detik, serta overshoot hanya 0,97%. Kesimpulan ini mengonfirmasi bahwa integrasi Robas Kalman Filter dan Robas Tube-Model Predictive Control secara efektif meningkatkan ketahanan dan kestabilan sistem terhadap serangan false data inejction, memberikan kontribusi signifikan bagi pengembangan sistem kontrol industri yang lebih aman.