Industri tekstil di Indonesia, khususnya di Kota Bandung sebagai salah satu pusat industri
terbesar, menghasilkan limbah pre-consumer dalam volume tinggi yang sebagian besar
berakhir di tempat pembuangan akhir, dibakar, atau hanya dimanfaatkan menjadi produk
bernilai rendah seperti kain lap industri. Di sisi lain, The New Factory (TNF), laboratorium
mode sirkular berbasis di Bandung, telah mengembangkan Coppo Board, material
komposit dari limbah tekstil pre-consumer dan Unsaturated Polyester Resin (UPR) yang
menyerap sekitar 3 kg limbah per panel 60×60 cm. Meskipun sifat mekanik Coppo Board
terbukti baik, potensinya untuk furnitur bervolume besar belum terealisasi.
Penelitian ini bertujuan merancang furnitur beam seating untuk ruang tunggu indoor
menggunakan material komposit limbah tekstil polyester pre-consumer Kota Bandung,
mengembangkan metode produksi skala prototipe dengan cetakan plywood-copper dan
press hidrolik yang dapat dilaksanakan dengan kapabilitas lokal TNF, menentukan rasio
komposisi material (limbah tekstil : UPR) yang optimal untuk shell seating, serta menyusun
skema sirkular ekonomi yang menghubungkan alur limbah, produksi Coppo, desain
produk, dan pasar B2B fasilitas publik.
Metode yang digunakan adalah Material Driven Design (MDD) yang mengintegrasikan
empat tahap: studi literatur tentang limbah tekstil, komposit, ergonomi furnitur ruang
tunggu, dan preseden beam seating berbasis material berkelanjutan; studi lapangan melalui
observasi dan wawancara mendalam dengan CEO dan tim desain TNF; eksplorasi material
melalui eksperimen komposit skala 1:3 dengan tiga variasi rasio (60:40, 70:30, 80:20) yang
dievaluasi berdasarkan kualitas permukaan, kepadatan, dan performa struktural; serta
proses desain berbasis design requirement, evaluasi skenario produk, studi ergonomi
antropometri Indonesia, pengembangan sistem sambungan shell ke rangka metal, dan
pembuatan prototipe akhir.
Hasil penelitian berupa desain beam seating dengan shell komposit limbah tekstil yang
memenuhi kebutuhan ergonomi pengguna Indonesia, standar kenyamanan furnitur ruang
tunggu publik, dan estetika yang merepresentasikan karakter material. Kontribusi
penelitian ini adalah model perancangan furnitur berbasis MDD yang menghubungkan
inovasi material limbah lokal dengan kebutuhan pasar B2B fasilitas publik, sekaligus
memperkuat posisi TNF dalam ekonomi sirkular Indonesia dan memperluas skala
penyerapan limbah tekstil Kota Bandung sebagai upaya konkret mitigasi pencemaran
lingkungan dari sektor tekstil.
Perpustakaan Digital ITB