digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) merupakan salah satu bentuk alternatif untuk memenuhi kebutuhan energi listrik masyarakat. Di Indonesia, pada awalnya PLTMH ini dikembangkan sebagai salah satu solusi untuk mengatasi kebutuhan elektrifikasi penduduk di daerah terpencil yang belum terjangkau jaringan listrik nasional. Ketersediaan air yang melimpah serta teknologi yang relatif sederhana menjadi pertimbangan untuk diaplikasikannya PLTMH bagi masyarakat perdesaan. Dalam suatu program PLTMH pada umumnya setelah selesai pembangunan fisik, operasional dan pemeliharaan sepenuhnya diserahkan kepada masyarakat atau komunitas lokal penerima manfaat dari PLTMH tersebut. Oleh karena itu keberlanjutan suatu PLTMH sangat ditentukan dan tergantung pada kapasitas komunitas penerima manfaatnya. Dalam penelitian ini dilakukan suatu penilaian terhadap kapasitas komunitas dalam mendukung keberlanjutan PLTMH Rimba Lestari dengan metode deskriptif kualitatif menggunakan indeks kapasitas komunitas (IKK) yang dikembangkan oleh Bush dkk.(2002) namun disesuaikan terhadap konteks penelitian dengan domain utama terdiri dari kemitraan komunitas, transfer informasi, pemecahan masalah, dan infrastruktur. Pengumpulan data dilakukan melalui penilaian indeks dan wawancara terhadap perwakilan dari komunitas sendiri, pihak pemerintah serta Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). Hasil dari penelitian menunjukan bahwa komunitas penerima manfaat PLTMH Rimba Lestari telah memiliki kapasitas yang cukup dalam hal kemitraan, transfer pengetahuan, pemecahan masalah, dan infrastruktur. Demikian pula halnya dengan tingkat keberlanjutan yang juga menunjukan bahwa komunitas cukup mampu untuk mempertahankan keberlanjutan dari program PLTMH Rimba Lestari ini, akan tetapi ada dua hal yang perlu mendapat perhatian khusus yaitu dalam aspek finansial serta kaderisasi. Hasil cukup yang didapatkan disini mengindikasikan bahwa komunitas memiliki cukup kapasitas dalam mendukung keberlanjutan program PLTMH Rimba Lestari namun masih tersedia ruang untuk peningkatan dan perbaikan.