digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

Abstrak
Terbatas  Dewi Supryati
» Gedung UPT Perpustakaan

PT Cakrawala Indopac merupakan sebuah perusahaan Indonesia yang memiliki spesialisasi berupa kegiatan manufaktur produk water treatment bernama PAC untuk digunakan dengan tujuan meningkatkan kualitas ataupun membersihkan air pada industri. Secara finansial, perusahaan memiliki profit margin yang lebih sehat dibandingkan oleh kompetitor. Namun, operating profit margin yang menjadi komponen esensial dalam keuntungan perusahaan berada di angka yang lebih rendah dari kompetitor tersebut, meski masih memenuhi standar yang ada. Dengan demikian, perusahaan ingin meneliti cara untuk mengoptimasi performa dari divisi operasional, salah satunya kegiatan pengadaan (procurement). Perusahaan melakukan pengadaan 3 bahan kimia utama, yakni bahan A, bahan B, dan bahan C. Dalam perjalaannya, bahan B dan bahan C merupakan material yang harus dibeli dari penyuplai di luar negeri melalui impor. Untuk melakukan itu, perusahaan harus membeli produk tersebut dengan menukar mata uang IDR dengan USD untuk menyelesaikan transaksi saat barang telah dikirim. Namun, fluktuasi nilai tukar mata uang yang sering terjadi membuat perusahaan terpapar ke risiko finansial berupa potensi kerugian puluhan juta apabila rupiah sedang melemah di saat transaksi. Utnuk itu, perusahaan ingin meneliti potensi strategi manajemen risiko menjaga performa pengadaan perusahaan dan mengurangi paparan ke risiko. Pendekatan yang akan dilakukan dalam penelitian ini merupakan strategi heding yang mengkombinasikan aspek kualitatif dan kuantitatif. Untuk pembuktian efektivitasnya akan diuji menggunakan standar yang ada.