Nanas merupakan salah satu komoditas unggulan di Indonesia yang menghasilkan
limbah daun dalam jumlah melimpah. Serat daun nanas telah mulai dikembangkan
pada bidang tekstil, namun pemanfaatannya berdasarkan karakter fungsional material
masih belum banyak dikembangkan. Serat daun nanas memiliki kandungan selulosa
yang tinggi, yaitu sekitar 70–82%, yang memberikan karakter konduktivitas termal
rendah, sehingga berpotensi sebagai material insulasi termal alami. Penelitian ini
bertujuan mengeksplorasi potensi serat daun nanas murni sebagai biomaterial insulasi
termal serta mengidentifikasi penerapan produk yang sesuai dengan karakter
materialnya. Metode yang digunakan meliputi studi literatur, survei, wawancara, dan
eksperimen material melalui eksplorasi struktur lilitan serat serta pengujian performa
insulasi termal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa serat daun nanas memiliki
kemampuan mempertahankan suhu yang baik sehingga layak dikembangkan sebagai
material alternatif untuk produk penyajian makanan yang dapat menahan suhu
makanan lebih lama. Pemanfaatan limbah daun nanas menjadi produk fungsional
bernilai tambah ini diharapkan dapat mendukung pengembangan biomaterial berbasis
limbah pertanian sebagai alternatif material berkelanjutan dalam konteks desain produk
serta mendukung penerapan ekonomi sirkular.
Perpustakaan Digital ITB