Realisasi investasi merupakan penggerak utama bagi pertumbuhan ekonomi regional di Jawa Barat yang memiliki karakteristik data kompleks, pola musiman kuat, serta rentan terhadap guncangan ekonomi nonlinear. Ketidakpastian ini menyulitkan pemerintah daerah dalam menetapkan target realisasi yang akurat karena pendekatan tradisional sering kali gagal menangkap dinamika guncangan tersebut. Penelitian ini bertujuan mengembangkan kerangka kerja peramalan investasi melalui model weighted hybrid yang mengintegrasikan Seasonal Autoregressive Integrated Moving Average with Exogenous Factors (SARIMAX) dan Generalized Additive Models (GAM). Model ini menggabungkan SARIMAX yang menangkap struktur tren, musiman, dan variabel makroekonomi, dengan fleksibilitas GAM dalam mengakomodasi fluktuasi nonlinear kompleks. Variabel eksogen yang dilibatkan meliputi Produk Domestik Regional Bruto Atas Dasar Harga Kosntan (PDRB ADHK), Upah Minimum Provinsi (UMP), Nilai Tukar (Kurs) USD/IDR, dan Incremental Capital Value Added Ratio (ICVAR).
Hasil penelitian menunjukkan model weighted hybrid SARIMAX-GAM secara signifikan mengungguli model tunggal dengan tingkat akurasi sangat tinggi, ditunjukkan oleh nilai Mean Square Error (MSE) sebesar 8,62 dan Mean Absolute Percentage Error (MAPE) sebesar 3,75% pada skenario 4-variabel. Penelitian ini memberikan kontribusi pada literatur mengenai integrasi pemodelan deret waktu klasik dengan pembelajaran mesin yang dapat diinterpretasi (interpretable machine learning) untuk analisis ekonomi regional. Secara praktis, model ini dikembangkan untuk membantu pemerintah memitigasi risiko salah target melalui proyeksi investasi moderat sebagai landasan kebijakan proaktif dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi di masa depan.
Perpustakaan Digital ITB