Dokumen Asli
Terbatas  Dessy Rondang Monaomi
» Gedung UPT Perpustakaan
Terbatas  Dessy Rondang Monaomi
» Gedung UPT Perpustakaan
Kantin kampus menghadapi tantangan operasional yang signifikan, khususnya waktu tunggu yang lama, yakni berkisar antara 30 hingga 60 menit, yang berdampak negatif terhadap produktivitas mahasiswa. Hasil survei menunjukkan bahwa 87% mahasiswa menghabiskan lebih dari 20 menit untuk mendapatkan makanan, dan 72% di antaranya menyatakan bahwa kondisi ini mengganggu aktivitas akademik mereka. Selain itu, tidak tersedia informasi gizi yang memadai, serta belum ada sistem perencanaan makanan yang mendukung pola konsumsi sehat bagi sivitas akademika. Penelitian ini merancang sistem Smart Canteen berbasis kecerdasan buatan dengan fitur layanan antar dan perencanaan makanan untuk mengoptimalkan efisiensi pelayanan dan kualitas asupan makanan. Solusi mencakup fitur pre-order, informasi gizi lengkap pada setiap menu, rekomendasi makanan berbasis AI, sistem pembayaran digital terintegrasi, pemesanan kelompok (group ordering), dasbor pelacakan konsumsi, serta antarmuka manajemen khusus untuk tenant. Pendekatan yang digunakan adalah Design Thinking, yang terdiri dari lima tahapan yaitu Empathize, Define, Ideate, Prototype, dan Test. Evaluasi dilakukan melalui pengujian terhadap 7 pengguna dan survei terhadap 166 responden dari mahasiswa ITB. Hasilnya menunjukkan tingkat penerimaan sebesar 97%, minat penggunaan sebesar 97,6%, dan kesediaan merekomendasikan sebesar 97%. Pengujian juga menunjukkan tingkat keberhasilan tugas sebesar 85,2%, dengan kepuasan pengguna berkisar antara 4,3 hingga 5,0 dari skala 5. Fitur pre-order terbukti mampu menurunkan waktu tunggu menjadi hanya 2–5 menit.
Perpustakaan Digital ITB