Potensi pasar dan kesadaran warga Indonesia tentang produk keuangan Islam masih berkembang terus, namun sangat disayangkan karena tingkat penetasi asuranasi jiwa yang berbasis syariah di Indonesia masih rendah jika dibandingkan dengan asuransi konvensional, khususnya di Jakarta. Pemahaman yang masih kurang, perilaku keuangan yang belum konsisten, setra ketebatasan pada persepsi pada prinsip keuangan syariah merupakan faktor yang menyebabkan rendahnya partsipasi konsumen berpenghasilan menengah, sehingga tidak disebabkan oleh faktor ekonomi saja yang mempengaruhi pembelian keuangan asuransi syariah. Penelitian ini menggunakan pendekatan berbasis kuantitatif untuk mengetahui bagaimana keputusan pembelian asuansi syariah dikalangan warga jakarta yang berpenghasilan menengah, tujuan penelitian ini untuk menguji bagaimana imbas pengaruh dari literasi keuangan terhadap pengambiilan keputusan asuransi syariah. Pengetahuan keuangan, perilaku keuangan, serta sikap keuangan meruipakan dimensi yang mengukur literasi keuangan dan terdapat variabel persepsi terhadap asuransi Syariah sebagai salah satu variabel eksternal.
Analisa yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji isntrumen, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda serta pengujian hipotesis, semua pengujian ini diberikan kepada 385 responden masyarakat Jakrta yang berpenghasilan menengah melalui kuesioner. Terdapat pengaruh positif dan signifikan dari variabel perilaku keuangan, sikap keuangan serta persepsi terhadap asuransi Syariah terhadap keputusan pembelian keputusan asuarnsi syarih, kecuali pada variabel pengetahuan keuangan. Penentu utama dalam meningkatkan partisipasi pembelian produk keuangan berbasi syariah ditentukan pada perilaku kuangan yang disiplin, sikap keuangan yang cenderung positif, serta perespi positif terhadap produk asuransi syariah. Hasil penelitian ini tampak bahwa peningkatan partisipasi dan kepercayaan di pasar asuransi syariah tidak cukup dicapai hanya dengan memperbanyak transfer pengetahuan keuangan. Faktor yang lebih menentukan justru terletak pada bagaimana strategi edukasi dan promosi mampu membentuk persepsi positif serta mengubah perilaku keuangan masyarakat menuju arah yang lebih sadar dan berorientasi pada nilai. Implikasi dari temuan ini menunjukkan pentingnya pergeseran fokus dari pendekatan informatif menjadi transformasional dalam upaya memperkuat keikutsertaan masyarakat terhadap produk asuransi syariah.
Perpustakaan Digital ITB