Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh coercive pressure terhadap consumer decision-making dalam konteks implementasi perbankan syariah yang bersifat wajib di Provinsi Aceh. Berbeda dengan lingkungan pasar yang bersifat sukarela, penerapan Qanun Aceh No. 11 Tahun 2018 menghapuskan alternatif perbankan konvensional dan menciptakan sistem keuangan yang sepenuhnya teregulasi. Kondisi ini memberikan konteks unik untuk memahami bagaimana tekanan institusional membentuk perilaku strategis konsumen ketika pilihan dibatasi secara struktural. Penelitian ini mengusulkan bahwa coercive pressure tidak secara langsung menentukan Keputusan konsumen, melainkan bekerja melalui mekanisme pengalaman dan relasional, yaitu service quality, trust, dan accessibility.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) terhadap 200 responden nasabah bank syariah di Aceh. Hasil pengujian model pengukuran menunjukkan reliabilitas dan validitas yang memadai. Model struktural menunjukkan daya jelaskan yang moderat, dengan nilai R² sebesar 0.528 pada variabel Consumer Decision-Making.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa coercive pressure tidak memiliki pengaruh langsung yang signifikan terhadap consumer decision-making. Namun, coercive pressure berpengaruh signifikan terhadap service quality, trust, dan accessibility. Ketiga variabel tersebut selanjutnya berpengaruh signifikan terhadap consumer decision-making, dengan accessibility sebagai variabel yang memiliki pengaruh paling kuat, diikuti oleh trust dan service quality. Analisis mediasi menunjukkan bahwa service quality, trust, dan accessibility memediasi secara penuh hubungan antara coercive pressure dan consumer decision-making.
Temuan ini menunjukkan bahwa penegakan regulasi saja tidak cukup untuk menghasilkan komitmen konsumen. Tekanan institusional hanya akan membentuk perilaku strategis apabila diterjemahkan ke dalam peningkatan kualitas layanan, penguatan kepercayaan, dan peningkatan aksesibilitas. Penelitian ini memberikan kontribusi pada literatur institusional dan perilaku konsumen dengan menegaskan pentingnya mekanisme pengalaman dalam mengubah kepatuhan struktural menjadi keterlibatan konsumen yang disengaja dalam sistem keuangan yang bersifat wajib.
Perpustakaan Digital ITB