Peluncuran Google AI Overviews pada 2024 mengubah lanskap pencarian global karena menyediakan jawaban instan yang mengurangi klik ke situs web. Meskipun meningkatkan pengalaman pengguna, hal ini memicu penurunan lalu lintas (traffic) web di seluruh dunia. Studi kasus pada perusahaan co-living Nook di Indonesia ini meneliti dampaknya terhadap visibilitas merek sekaligus mengusulkan respons strategis.
Penelitian ini menggunakan desain Action Research dalam dua fase berurutan. Fase 1 menganalisis data Google Search Console selama 12 bulan untuk melacak titik penurunan terbesar. Fase 2 menerapkan intervensi lintas saluran dalam dua siklus tindakan (Desember 2025 dan Januari 2026) melalui tahapan Rencana, Tindakan, Pengamatan, dan Refleksi, yang didukung oleh data kuantitatif digital dan wawancara informan kunci.
Fase 1 menunjukkan penurunan terpusat pada subdomain blog Nook (-59,9% klik), menandakan adanya masalah kesenjangan kesadaran (awareness gap). Fase 2 menguji pengalihan anggaran dari SEO ke Iklan Kesadaran TikTok. Hasilnya, jangkauan TikTok melonjak 58,8%, pencarian merek naik 6,8%, Pangsa Suara Organik tumbuh 2,1 poin persentase, dan prospek (leads) SEO meningkat 24,6%, meskipun tren traffic blog turun 11,4%.
Studi ini mengusulkan kerangka kerja SEO awal yang diintegrasikan dengan TikTok sejak awal. Iklan kesadaran TikTok dirancang untuk memperluas jangkauan dan memicu pencarian merek di Google, yang pada gilirannya memperkuat otoritas merek serta peringkat kata kunci non-merek. Strategi ini terbukti berdampak positif pada performa SEO keseluruhan, meskipun temuan ini masih bersifat indikatif karena keterbatasan waktu dua bulan dan desain kasus tunggal.
Perpustakaan Digital ITB