Ampas tebu merupakan limbah biomassa yang dihasilkan dalam jumlah bcsar dari industri gula dan bioetanol. Pengelolaan limbah ini penting untuk mengurangi dampak lingkungan sekaligus meningkatkan nilai tambah melalui berbagai aplikasi. Salah satu pemanfaatannya adalah dengan mengekstraksi selulosa yang kemudian diubah menjadi selulosa asetat untuk pembuatan membran pervaporasi dan nanofiltrasi. Dalam penelit ian ini, oksida grafena ditambahkan sebagai agen penguat untuk meningkatkan kinerja membran dalam pemisahan isopropil alkohol (TPA) dari campuran air-IPA dan pemisahan metilena biru dalam air. Pada peneliti an ini, telah dibuat hibrida membran selulosa asetat dari ampas tebu dan grafen oksida untuk meningkatkan fluks pada pengujian dehidrasi isopropanol dan performa nanofiltrasi metilcna biru terhadap membran grafena oksida mumi . Hibrida membran selulosa asetat dari ampas tebu dan grafena oksida memiliki kemampuan flux 3396 g.m·2.h·1 dengan konsentra si air di 87,05% pada pengujian dehidrasi isopropanol dan flux sebesar 87,4 L.m·2 .h·1 dengan rejeksi sebesar 99,53% pada pengujian nanofiltrasi metilena biru.
Perpustakaan Digital ITB