digilib@itb.ac.id +62 812 2508 8800

ABSTRAK Nufaisha Raqqia Qarbala
PUBLIC Open In Flipbook Rita Nurainni, S.I.Pus

Marine Cold Spells (MCSs) merupakan kejadian ekstrem suhu permukaan laut yang berpotensi menimbulkan tekanan termal pada ekosistem laut, termasuk terumbu karang. Perairan barat Sumatra merupakan salah satu wilayah yang rentan terhadap kejadian MCSs akibat pengaruh sistem monsun dan Indian Ocean Dipole (IOD). Namun, informasi mengenai karakteristik spasial-temporal MCSs serta implikasinya terhadap kerentanan terumbu karang di wilayah ini masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi karakteristik spasial dan temporal MCSs berdasarkan distribusi klimatologis dan variasi musiman selama 44 tahun (1982– 2025), serta mengevaluasi kerentanan terumbu karang terhadap kejadian MCSs berdasarkan metrik intensitas maksimum. Identifikasi MCSs dilakukan menggunakan data suhu permukaan laut harian OSTIA periode 1982–2025 berdasarkan definisi Schlegel dkk. (2021). Hasil penelitian menunjukkan bahwa frekuensi MCSs tertinggi mencapai sekitar 2,5 kejadian per tahun, sedangkan intensitas kumulatif terbesar mencapai sekitar -30°C.hari. Secara musiman, aktivitas MCSs relatif lemah pada musim DJF, meningkat pada musim JJA, dan mencapai kondisi paling intens pada musim SON karena intensifikasi upwelling akibat fase IOD positif yang memperkuat angin timuran. Analisis tren menunjukkan bahwa frekuensi dan total hari MCSs cenderung menurun pada musim DJF, MAM, dan JJA, sedangkan pada musim SON terdapat perbedaan pola antara wilayah utara dan selatan, dengan peningkatan durasi serta intensitas MCSs terutama di bagian selatan perairan barat Sumatra. Sebagian besar terumbu karang di perairan barat Sumatra tergolong tidak rentan terhadap MCSs pada kondisi klimatologis, namun wilayah dengan kerentanan rendah berkembang di bagian selatan dan meluas hingga wilayah tengah pada musim SON. Pada tahun ekstrem, wilayah kerentanan rendah dapat semakin meluas dengan disertai munculnya kerentanan sedang di bagian Selatan terutama pesisir Lampung.